⌂ Beranda News Hutama Karya Percepat Rehabilitasi Air Bersih di Sumbar

Hutama Karya Percepat Rehabilitasi Air Bersih di Sumbar

Hutama Karya Percepat Rehabilitasi Air Bersih di Sumbar
Perbaikan infrastruktur air bersih oleh Hutama Karya di Sumatera Barat
A A Ukuran Teks16px

PT Hutama Karya (Persero) mempercepat rehabilitasi infrastruktur air bersih yang rusak akibat banjir bandang di Sumatera Barat.

Pemulihan difokuskan pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kota Padang.

>>> Mengenal Lili Laut, Hewan Purba yang Hidup Jauh Sebelum Dinosaurus

Bencana yang melanda November 2025 menyebabkan kerusakan serius pada jaringan perpipaan, bangunan pendukung PDAM, dan fasilitas Pamsimas. Di Kabupaten Agam, enam SPAM PDAM dan delapan SPAM perdesaan terdampak.

Sementara di Pesisir Selatan, enam SPAM PDAM dan dua SPAM perdesaan rusak. Kota Padang mencatat kerusakan pada enam SPAM PDAM, satu SPAM Universitas Andalas, dan lima sumur bor.

Titik Kritis dan Penanganan

Kondisi paling kritis terjadi di SPAM Palukahan, Kota Padang, dengan kerusakan pipa transmisi sepanjang satu kilometer.

Kerusakan berat juga melanda mercu bendung SPAM Guo Kuranji yang menjadi sumber pasokan utama.

>>> BPS Catat Kenaikan Ekspor Indonesia 21,98% pada April 2026

Hutama Karya menerapkan skema swakelola di Kota Padang dan menggandeng subkontraktor lokal untuk wilayah kabupaten. Material terpaksa diangkut secara manual karena medan sulit dijangkau transportasi.

Plt Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan penanganan SPAM pascabencana menjadi prioritas utama.

"Kami berhasil mempercepat normalisasi air bersih bagi puluhan ribu sambungan rumah dan area Huntara," ujarnya Selasa (2/6/2026).

>>> CELIOS: Pungutan Pajak OTT di Indonesia Belum Maksimal

Percepatan telah mengalirkan air bersih kepada 399 kepala keluarga di delapan lokasi hunian sementara (huntara).

Pasokan untuk 21.082 sambungan rumah di Palukahan dan Balai Gadang dinormalkan dalam waktu kurang dari 30 hari.

Perbaikan darurat di SPAM Guo Kuranji mengamankan pasokan bagi sekitar 6.312 pelanggan aktif. Proyek ini melibatkan 83 orang, di mana 65 persennya merupakan tenaga kerja lokal.

Rehabilitasi dilakukan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sumatera Barat, serta PDAM setempat.

>>> Indonesia Catat Surplus Neraca Perdagangan 72 Bulan Beruntun

Seluruh pekerjaan darurat ditargetkan selesai pada 22 Desember 2026.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru