⌂ Beranda News Sabrina Carpenter Ajukan Larangan Mendekat terhadap Penguntit Rumahnya

Sabrina Carpenter Ajukan Larangan Mendekat terhadap Penguntit Rumahnya

Sabrina Carpenter Ajukan Larangan Mendekat terhadap Penguntit Rumahnya
Sabrina Carpenter di pengadilan Los Angeles
A A Ukuran Teks16px

Penyanyi Sabrina Carpenter resmi mengajukan permohonan perintah penghentian pelecehan sipil ke Pengadilan Los Angeles pada Jumat, 29 Mei 2026.

Langkah hukum ini diambil setelah seorang pria nekat menerobos masuk ke area pekarangan rumah pribadinya secara agresif.

>>> Dokumen Inggris Ungkap Kritik Peter Mandelson terhadap Keir Starmer

Tindakan penguntitan dilaporkan telah berlangsung sejak April 2026.

Pelaku sempat menolak pergi dari lokasi sebelum akhirnya ditangkap oleh Kepolisian Los Angeles (LAPD).

Kronologi Insiden

Dokumen gugatan mengungkapkan bahwa pria tersebut menerobos pekarangan rumah tetangga terlebih dahulu.

Ia kemudian menjebol pagar pengaman yang melindungi kediaman Sabrina Carpenter pada 23 Mei 2026.

"Bagi saya jelas sekali bahwa tindakannya itu disengaja, diperhitungkan, dan agresif, yang tentu saja sangat mencemaskan," tulis Sabrina Carpenter dalam gugatannya.

Pria tersebut memaksa masuk melalui pintu depan yang terkunci dengan mengetok dan membunyikan bel.

Tim keamanan pribadi sang penyanyi sempat mengusir pelaku, namun ia bertahan di lokasi dan menolak pergi.

>>> Samsung Batalkan One UI 8.5 untuk Galaxy Seri Lama

Menurut dokumen pengadilan, pria itu melawan sambil melontarkan pernyataan palsu mengenai hubungannya dengan sang artis.

Pelaku mengklaim bahwa dirinya mengenal Sabrina Carpenter secara pribadi dan kedatangannya sedang ditunggu.

Kepolisian Los Angeles yang dikerahkan ke lokasi segera meringkus pria tersebut yang terus melakukan perlawanan.

Berdasarkan penyelidikan tim keamanan, pelaku juga sempat mengintai di dalam mobilnya selama dua jam di sekitar jalan masuk rumah sebelum menerobos.

Aksi penguntitan tidak berhenti di sana karena pelaku kembali mendatangi kediaman pada 25 Mei 2026 untuk ketiga kalinya.

Hal ini memicu kepolisian untuk kembali datang guna mengamankan situasi.

>>> ITB Buka SSU Jalur Talenta 2026 Tanpa Ujian Tertulis

Atas eskalasi tindakan yang semakin membahayakan, pelantun lagu "Please Please Please" ini juga memohon perlindungan hukum bagi saudara perempuannya, Sarah, beserta kekasih Sarah yang bernama George.

"Tindakannya yang secara fisik mencoba membuka dan memasuki pintu depan rumah saya tanpa undangan, persetujuan, atau dasar hukum apa pun adalah salah satu pelanggaran keselamatan pribadi dan privasi paling meresahkan yang pernah saya alami," ungkap Sabrina Carpenter.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian insiden tersebut telah memicu tekanan emosional yang berat.

"Saya takut akan apa yang mungkin ia lakukan jika pengadilan tidak membatasi ruang geraknya," tutur Sabrina.

Permohonan hukum ini diperkuat oleh bukti rekaman kamera bel pintu yang menampilkan foto pelaku di area properti.

Anggota Unit Manajemen Ancaman LAPD dan dua personel tim keamanan pribadi juga memberikan pernyataan tertulis untuk mendukung gugatan.

Saat ini, pengadilan telah mengabulkan perintah larangan mendekat sementara bagi Sabrina Carpenter, Sarah, dan George.

>>> MSI Pamerkan Desktop Gaming MEG Vision X2 AI+ dengan Naga Hologram

Sidang lanjutan yang dijadwalkan pada akhir Juni 2026 akan menentukan apakah perintah perlindungan ini bakal ditetapkan secara permanen.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru