⌂ Beranda News Dokumen Inggris Ungkap Kritik Peter Mandelson terhadap Keir Starmer

Dokumen Inggris Ungkap Kritik Peter Mandelson terhadap Keir Starmer

Dokumen Inggris Ungkap Kritik Peter Mandelson terhadap Keir Starmer
Peter Mandelson dan Keir Starmer
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Inggris merilis 1.504 halaman dokumen yang mengungkap kritik berulang mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat Peter Mandelson terhadap kepemimpinan Perdana Menteri Keir Starmer.

Dokumen berupa pesan WhatsApp dan surel yang dipublikasikan pada Senin (1/6) tersebut menunjukkan bahwa Mandelson menilai Downing Street tidak memiliki arah kebijakan yang kuat.

>>> APNI Protes Kebijakan Ekspor Feronikel Satu Pintu Lewat PT DSI

Pengungkapan dokumen berskala besar ini terjadi di tengah penyelidikan kepolisian terhadap Mandelson atas dugaan pelanggaran jabatan publik terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein.

Kritik dalam Pesan Pribadi

Kritik dari Mandelson terekam dalam sejumlah pesan pribadi yang ditujukan kepada para menteri kabinet sepanjang tahun 2025.

Dalam pesan bulan Mei 2025 kepada Menteri Kabinet Pat McFadden, Mandelson menyebut Starmer dan kabinet "lack verve".

Selain mengkritik perdana menteri, dokumen tersebut juga memperlihatkan keluhan McFadden mengenai kebijakan kesejahteraan sosial dan pengeluaran publik pemerintah pada bulan yang sama.

"Every meeting I have is 'who can we tax in order to pay benefits to others,'" ujar McFadden.

McFadden kemudian menambahkan bahwa mereka "asking the wrong questions".

>>> BPS Catat Inflasi Mei 2026 Sebesar 0,28 Persen, Dipicu Harga Pangan

Keluhan mengenai kinerja pemerintahan Starmer dalam merumuskan kebijakan juga disampaikan Mandelson kepada Menteri Pensiun Torsten Bell pada bulan Juli.

Mandelson menilai Starmer "doesn't do policy, generally speaking, well enough".

Pada bulan yang sama, Mandelson kembali mengirimkan pesan kepada McFadden yang menyatakan bahwa Downing Street nomor 10 berada dalam kondisi "beleaguered and bereft" dan membutuhkan perombakan total.

Mandelson menilai situasi tersebut terjadi karena sebagian besar pihak di lingkaran pemerintahan tidak memahami visi dari perdana menteri.

"Most of them don't think Keir knows what he wants," kata Mandelson.

Penunjukan Mandelson sebagai duta besar pada Desember 2024 dinilai membawa dampak buruk yang terus membayangi pemerintahan saat ini secara berkala.

>>> 7 Mobil Bekas Pajak 1 Jutaan yang Cocok untuk Keluarga Muda

"The bad news boomerang of Lord Mandelson's appointment continues to whizz around and whack this government at regular intervals," tulis Chris Mason, Editor Politik BBC.

Menanggapi rilis dokumen ini, Kepala Sekretaris Perdana Menteri Darren Jones mengonfirmasi bahwa berkas pemeriksaan Mandelson telah diserahkan kepada Komite Intelijen dan Keamanan.

Jones menegaskan berkas tersebut akan segera dipublikasikan setelah seluruh proses resmi selesai dilakukan.

"When we are in a position to do so," kata Darren Jones di hadapan Majelis Rendah Inggris.

Sebelumnya, Perdana Menteri Keir Starmer sempat memberikan pernyataan kepada anggota parlemen mengenai posisi dirinya dalam kasus penunjukan Mandelson pada April lalu.

Starmer mengatakan jika dia tahu Mandelson gagal dalam pemeriksaan keamanan, dia tidak akan melanjutkan penunjukan tersebut.

>>> Saham BBCA Berbalik Menguat 2,19% pada Sesi I setelah Anjlok Pekan Lalu

Pemerintah Inggris menjadwalkan debat umum pada hari Rabu mendatang untuk membahas lebih lanjut pertanyaan-pertanyaan yang muncul terkait rilis dokumen ini.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru