Proses menyusui kerap menghadirkan sensasi letdown yang terasa perih, menyengat, hingga seperti terbakar. Kondisi ini umum terjadi pada awal masa menyusui saat produksi ASI melimpah.
Pemahaman mekanisme tubuh dan teknik laktasi yang tepat dapat meredakan ketegangan akibat nyeri tersebut. Berikut tujuh langkah yang bisa diterapkan.
>>> Tiga Grup K-Pop Tembus 15 Besar Tur Dunia Berpendapatan Tertinggi 2026
Langkah Mengatasi Letdown Menyakitkan
Latihan relaksasi efektif untuk nyeri letdown ringan hingga sedang. Ibu bisa melakukan meditasi kilat atau pernapasan dalam sebelum menyusui.
Tubuh yang tenang membantu stabilitas hormon oksitosin sehingga aliran ASI lebih lancar.
Pelekatan mulut bayi yang keliru menjadi pemicu utama masalah laktasi. Pastikan mulut bayi terbuka lebar dan mendekap sebagian besar areola, bukan hanya puting.
Konsultasi dengan dokter atau konselor laktasi sangat disarankan untuk perbaikan teknis.
>>> Kanada Uji Coba Lawan Uzbekistan di Edmonton Jelang Piala Dunia 2026
Jika bayi sering tersedak, kemungkinan produksi ASI berlebih atau refleks letdown terlalu cepat. Perah sedikit ASI sebelum menyusui untuk mengendurkan tekanan.
Posisi setengah duduk saat menyusui dan tekanan lembut pada payudara saat letdown juga membantu.
Nyeri tajam disertai panas, kemerahan, atau gejala mirip flu bisa menandakan infeksi jamur atau mastitis.
Segera cari penanganan medis jika muncul tanda seperti puting gatal, rasa tertusuk, payudara hangat, demam, atau mual.
>>> Tiga Kontestan Piala Dunia 2026 Raih Kemenangan di Laga Uji Coba
Bintil susu (milk bleb) menyerupai jerawat kecil pada puting dan dapat menyumbat saluran laktasi. Tingkatkan frekuensi menyusui dan berikan kompres hangat beberapa kali sehari.
Eksfoliasi lembut dengan kain bersih setelah melunakkan kulit puting menggunakan minyak zaitun selama 30 menit juga bisa dilakukan.
Sumbatan saluran ASI ditandai benjolan kecil nyeri di payudara. Lakukan pijatan lembut saat mandi air hangat atau selama menyusui.
Manajemen jadwal menyusui yang konsisten mencegah sumbatan berulang.
>>> Wisatawan Yellowstone Dekati Bison Demi Swafoto, Petugas Beri Peringatan
Tongue-tie pada bayi sering menyebabkan kesulitan pelekatan, puting lecet, dan sumbatan berulang. Evaluasi teknik menyusui oleh konselor laktasi dapat membantu menentukan perlunya tindakan seperti frenektomi.
