⌂ Beranda News Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Transformasi Ekonomi

Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Transformasi Ekonomi

Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Transformasi Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah juga berkomitmen melindungi hak pekerja serta menerapkan kebijakan ekspor satu pintu guna membendung aliran keuntungan sumber daya alam ke luar negeri.

"Sudah terlalu lama harga kekayaan alam kita ditentukan oleh pihak lain, ditentukan di negara lain," tutur Prabowo.

Kebijakan hilirisasi industri dan penguatan devisa ekspor diposisikan sebagai langkah strategis demi mengimplementasikan amanat Pasal 33 UUD 1945 melalui wadah koperasi.

"Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan," jelas Prabowo.

>>> Callum Turner Resmi Menikahi Dua Lipa di London

Penguatan ekonomi pedesaan dan pemberian makan bergizi gratis menjadi program prioritas dalam mewujudkan keadilan sosial dan membenahi tata kelola negara.

Prabowo menambahkan bahwa masyarakat harus diposisikan sebagai subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan.

"Pertumbuhan ekonomi harus disertai pemerataan, kemajuan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," terang Prabowo.

Strategi transformasi ini mencakup program peningkatan kualitas SDM, penguatan ketahanan pangan, dan perbaikan tata kelola demi menghentikan kebocoran kekayaan negara.

"Kita memperkuat hilirisasi SDA, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa," papar Prabowo.

Tantangan berupa rintangan dari kelompok-kelompok pelaku tindakan ekonomi ilegal dinilai sebagai konsekuensi dari pengambilan keputusan yang berani demi masa depan.

"Kita akan menghadapi perlawan dari kelompok-kelompok yang suka dengan korupsi, suka dengan penyelundupan, suka dengan tindakan-tindakan ekonomi yang ilegal," ucap Prabowo.

Presiden menegaskan pentingnya kedaulatan penuh agar Indonesia tidak bergantung pada belas kasihan kekuatan asing saat menghadapi masa-masa sulit.

"Kita tidak boleh mewariskan kemudahan jangka pendek, tapi mengorbankan masa depan anak-anak dan cucu-cucu kita," ungkap Prabowo.

Prabowo mengingatkan kembali pesan Bung Karno mengenai prinsip berdikari sebagai inti dari kedaulatan sebuah negara.

"Kita harus berani berdiri di atas kaki kita sendiri, itu adalah intisari dari negara yang berdaulat," kata Prabowo.

>>> Prabowo Subianto Dorong Transformasi Ekonomi Nasional Berlandaskan Pancasila

Presiden menutup pidatonya dengan optimisme bahwa implementasi Pancasila yang konsisten akan membawa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dan perdamaian dunia.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru