⌂ Beranda News San Antonio Spurs ke Final NBA Usai Kalahkan Oklahoma City Thunder 111-103

San Antonio Spurs ke Final NBA Usai Kalahkan Oklahoma City Thunder 111-103

San Antonio Spurs ke Final NBA Usai Kalahkan Oklahoma City Thunder 111-103
San Antonio Spurs merayakan kemenangan di Game 7 Final Wilayah Barat NBA
A A Ukuran Teks16px

San Antonio Spurs memastikan diri melaju ke babak Final NBA setelah menumbangkan tuan rumah Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 pada laga penentu Game 7 Final Wilayah Barat, Sabtu malam waktu setempat.

Kemenangan tersebut membawa skuat asuhan Mitch Johnson melangkah ke partai puncak untuk menghadapi juara Wilayah Timur, New York Knicks.

>>> Chet Holmgren Gagal Bersinar Saat Oklahoma City Thunder Gugur

Game 1 dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu mendatang.

Performa Buruk Chet Holmgren Disorot

Meskipun bintang Thunder Shai Gilgeous-Alexander menggelontorkan 35 poin dan sembilan asis, performa lini depan Oklahoma City mendapat sorotan tajam.

Chet Holmgren hanya membukukan empat poin dan empat rebound selama 36 menit di lapangan.

Keterbatasan opsi penyerangan Thunder semakin diperparah oleh absennya Jalen Williams akibat cedera hamstring. Ajay Mitchell dan Thomas Sorber juga tidak tersedia dalam pertandingan krusial ini.

Analis basket Kevin O'Connor menyoroti ketidakmampuan Holmgren dalam menciptakan peluang serangan bagi Oklahoma City Thunder.

"With all the guys the Thunder lost, it just didn't feel like they had enough sources of creation on the roster," kata O'Connor.

O'Connor menambahkan bahwa kegagalan mencetak angka signifikan dalam laga sekrusial Game 7 merupakan alarm besar.

"Chet is a top draft pick and a very talented player, but he's about to become a max-contract player next season.

To finish a must-win Game 7 with four points on just two shot attempts, and not be able to create off the dribble at all, is a major issue," ujarnya.

Kesulitan Holmgren saat berhadapan dengan tembok pertahanan Spurs yang dikawal Victor Wembanyama juga menjadi bahan evaluasi. "To me, that's one of the biggest stories of the entire series.

Chet simply couldn't create offence," cetus O'Connor.

Kritik serupa dilontarkan oleh penulis NBA dari Yahoo Sports, Tom Haberstroh. Ia menilai Holmgren tampil di bawah tekanan mental dan fisik saat berhadapan langsung dengan Wembanyama.

"He looked terrified of Wemby," kata Haberstroh.

Haberstroh merujuk pada momen di kuarter akhir ketika upaya penetrasi Holmgren dipatahkan oleh blok Wembanyama.

"There was a play late in the game where he drove into Wembanyama's chest and Wembanyama just swallowed the play up with a block.

There was nothing he could do," tuturnya.

>>> Harga Emas Antam Turun Rp 4.000 Per Gram Sepanjang Pekan 25-30 Mei 2026

Meski Holmgren sempat melakukan blok balasan yang krusial, Haberstroh menganggap kontribusi ofensifnya tetap tidak memadai.

"That doesn't make up for the complete zero he gave them for the rest of the night," ujarnya.

Keputusan pelatih Thunder, Mark Daigneault, untuk lebih memercayakan menit bermain krusial kepada Kenrich Williams ketimbang Holmgren di sisa waktu pertandingan dianggap mempertegas situasi.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru