Eka menyadari lini produksi merupakan kunci utama untuk mempermudah operasional dan menjaga keberlanjutan bisnisnya.
Hal ini pula yang membuat kualitasnya bisa bersaing meski banyak kompetitor yang menawarkan harga lebih murah.
Kini, Naeka tengah mengurus berbagai sertifikasi dan legalitas usaha, termasuk TKDN dan izin industri.
Langkah ini disiapkan untuk memperluas jangkauan pasar, mulai dari retail modern hingga proyek pengadaan pemerintah.
Untuk meningkat skala usahanya, Naeka memutuskan bergabung dengan program pemberdayaan Rumah BUMN BRI sekitar awal 2022. Informasi pendaftaran awalnya diketahui Eka melalui unggahan di Instagram BRI.
Setelah mengisi data diri dan melewati proses kurasi, Naeka dinyatakan lolos untuk mengikuti rangkaian pelatihan intensif yang diadakan setiap hari dengan materi beragam.
Eka menjelaskan bahwa sistem pelatihan di Rumah BUMN BRI sangat membantu perkembangan usahanya. Ia bisa mendelegasikan timnya sesuai dengan topik harian pelatihan yang dibahas.
Berbeda dengan peserta lain yang umumnya baru merintis, Naeka masuk ke ekosistem ini dengan kesiapan produk dan struktur tim yang lebih matang untuk melakukan ekspansi bisnis.
Tak lama setelah bergabung, Naeka langsung dilibatkan dalam pameran bersama BRI di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.
Keikutsertaannya di pameran tersebut memberikan manfaat besar terhadap merek dagangnya karena semakin banyak masyarakat yang mengenal produk Naeka.
Eka mengaku pameran dari undangan BRI tersebut memberikan pelajaran besar baginya untuk melihat pasar produknya secara lebih luas.
Ia jadi bisa mengetahui siapa target pasar produknya secara spesifik.
Menariknya, saat ikut pameran di Terminal Bandara Soekarno Hatta pada 2023 lalu, Eka mengaku terkesan bahwa produknya dibeli tidak hanya dari warga lokal tapi juga dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.
Naeka juga pernah mengikuti business matching yang mempertemukan UMKM dengan buyer internasional bersama BRI.
Naeka berhasil memikat calon buyer dari Senegal yang tertarik untuk memasarkan produk mereka di benua Afrika.
>>> Merawat Bunga Terbukti Ilmiah Turunkan Stres dan Jaga Kesehatan Mental
Buyer tersebut ternyata adalah Madam Duma, seorang selebgram berpengaruh di Senegal dengan lebih dari 50 ribu pengikut.
Ia sangat menyukai desain Naeka, bahkan berniat merekomendasikannya ke jaringannya di Prancis.
Menembus pasar Senegal memberikan tantangan tersendiri bagi Naeka dalam hal adaptasi produk. Perbedaan iklim di Senegal membuat Naeka harus melakukan penyesuaian material kain demi kenyamanan penggunanya di sana.
Sejak itu, pembeli mulai datang dari berbagai negara.
Eka menceritakan pengalaman saat seorang konsumen muslim keturunan Arab yang menetap di Kanada nekat membeli lima set mukena Naeka untuk istri dan anak-anaknya.
Transaksi ini bermula dari DM Instagram.
Selain pengiriman satuan ke Kanada, Naeka juga rutin melayani pembeli di kawasan Asia Tenggara. Salah satunya konsumen Singapura yang konsisten membeli dalam jumlah banyak.
Pasar Malaysia pun sempat melirik Naeka saat timnya melakukan proses syuting konten di sebuah masjid di Penang.
Warga lokal berbondong-bondong mendekat karena tertarik dengan visual mukena yang mereka kenakan.
Pada musim haji, usahanya juga semakin berkembang. Ia turut mendapat pesanan untuk memproduksi berbagai kebutuhan agen travel haji dan umrah.
Salah satu mitra setianya adalah agen travel haji dan umrah berbasis di Ragunan. Volume pemesanan dari setiap agen travel ini tergolong besar dan variatif.
Menariknya, lewat sistem maklon ini Naeka juga memproduksi barang di luar katalog retail mereka.
Di balik kesuksesannya ini, Naeka memegang prinsip sederhana dalam berusaha, semuanya diniatkan untuk ibadah. Baginya, bisnis ini bukan sekadar mengejar keuntungan materi belaka.
Oleh karena itu, Naeka rutin menggelar program Trade-In setiap momen Lebaran. Program ini juga menjadi strategi Naeka agar semakin banyak konsumen yang bisa mendapatkan produk Naeka.
Mukena layak pakai yang terkumpul dari program tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal itu dilakukan bekerja sama dengan sebuah yayasan di daerah Cikarang.
>>> Meksiko vs Australia: Uji Coba Pemanasan Piala Dunia 2026 di Pasadena
Selain itu, dari hasil penjualan Naeka, pihaknya juga menyumbangkan sekian persen keuntungannya untuk pembangunan fasilitas ibadah dan bantuan sosial tahunan di wilayah tersebut.
