Nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 0,88 persen pada pekan lalu.
Angkanya melonjak dari Rp 10.635 triliun menjadi Rp 10.729 triliun, atau bertambah Rp 94 triliun.
>>> BRI Dorong Pertumbuhan Usaha Zdrink Lewat Platform LinkUMKM
Kenaikan ini terjadi di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
IHSG justru terkoreksi 0,56 persen selama sepekan perdagangan, ditutup pada level 6.127,3 dari sebelumnya 6.162.
>>> Ringgo Agus Rahman Tolak Tidur Terpisah dari Anak, Ini Alasannya
Transaksi Harian Meningkat, Volume dan Frekuensi Menurun
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan bahwa rata-rata nilai transaksi harian meningkat 30,37 persen.
Angkanya menjadi Rp 28,38 triliun dari Rp 21,77 triliun pada pekan sebelumnya.
Namun, volume transaksi harian justru merosot tajam 15,6 persen menjadi 30,95 miliar saham. Sebelumnya volume mencapai 36,67 miliar saham.
>>> Australia Uji Coba Lawan Meksiko di Rose Bowl Jelang Piala Dunia 2026
Rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun 10,87 persen menjadi 2,11 juta kali transaksi. Pekan sebelumnya frekuensi tercatat 2,37 juta kali transaksi.
Aktivitas investor asing menunjukkan tren pelepasan aset secara masif pada akhir pekan. Investor asing membukukan nilai jual bersih Rp 8,519 triliun pada Jumat lalu.
>>> Dokumen Rahasia AS Ungkap Tekanan Bill Clinton ke Soeharto soal IMF
Akumulasi nilai jual bersih sepanjang tahun 2026 telah mencapai Rp 53,971 triliun. Hal ini menunjukkan masih adanya tekanan jual dari pemodal asing di pasar domestik.