⌂ Beranda News Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Tidak Ganggu Aktivitas Klub

Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Tidak Ganggu Aktivitas Klub

Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Tidak Ganggu Aktivitas Klub
Logo Persib Bandung
A A Ukuran Teks16px

Manajemen Persib Bandung memastikan sanksi larangan registrasi pemain baru dari FIFA tidak memengaruhi stabilitas maupun agenda persiapan tim menjelang musim depan.

Hal ini disampaikan pada Sabtu (30/5/2026).

>>> Empat Daerah di Sumatera Barat Pertahankan Opini WTP LKPD 2025

Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menjatuhkan hukuman akibat permasalahan administratif terkait penyelesaian pemutusan kontrak sepihak mantan pemain asing asal Filipina, Daisuke Sato, pada tahun 2023.

Langkah pemutusan kerja sama tersebut diambil manajemen Maung Bandung demi mendatangkan penjaga gawang Kevin Ray Mendoza untuk memenuhi kuota pemain asing Asia di bawah arahan pelatih Bojan Hodak.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perkara spesifik ini murni masalah birokrasi kontrak dan bukan disebabkan oleh kelalaian hak finansial.

"Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub," ujar Adhitia.

>>> Cara Cek Desil DTSEN dan Status Penerima Bansos Kemensos 2026

Pihak manajemen saat ini sedang menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang menjadi bagian dari keputusan tersebut agar status penangguhan pendaftaran pemain bisa segera ditinjau ulang.

"Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku," kata Adhitia.

Klub berjuluk Maung Bandung yang baru saja merengkuh trofi BRI Super League 2025/2026 ini memastikan seluruh program kerja strategis operasional tetap berjalan sesuai dengan target semula.

"Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target," tutur Adhitia.

Sengketa hukum dan urusan administrasi dinilai sebagai bagian dari dinamika industri sepak bola profesional yang dapat diselesaikan secara terbuka melalui komitmen kerja organisasi yang sehat.

>>> Harga Emas Antam 30 Mei 2026 Melonjak Rp 25.000 per Gram

"Yang terpenting adalah bagaimana setiap pihak menunjukkan itikad baik, tanggung jawab, dan komitmen untuk menyelesaikannya secara profesional. Itulah yang saat ini sedang dilakukan oleh Persib," kata Adhitia.

Pihak manajemen memilih bersikap transparan mengenai situasi ini kepada publik agar seluruh pendukung mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai kondisi internal organisasi.

"Persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," jelas Adhitia.

Jajaran manajemen juga menyampaikan apresiasi tertinggi atas kepercayaan yang terus diberikan oleh para pendukung fanatik mereka.

>>> Investor Domestik Borong Lima Saham Unggulan Saat Rebalancing MSCI

"Persib akan menyelesaikan proses ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap fokus menjalankan komitmen untuk terus bertumbuh, menjaga standar profesionalisme, serta memberikan yang terbaik bagi bobotoh dan sepak bola Indonesia," kata Adhitia.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru