Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Kementerian Kebudayaan merilis teks doa resmi untuk upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.
Doa menjadi salah satu prosesi sakral dalam susunan upacara.
>>> AS Tawarkan Rudal ke Malaysia Usai Norwegia Batalkan Ekspor
Pembacaan doa merupakan momen permohonan agar bangsa Indonesia dianugerahi persatuan, kedamaian, serta kekuatan dalam membumikan nilai-nilai Pancasila.
Petugas pembaca doa disarankan mempersiapkan diri dengan matang dan memahami makna teks.
Teks Doa Resmi dari BPIP
Naskah dari BPIP digunakan untuk upacara formal. Diksi yang digunakan puitis dan menekankan syukur atas keberagaman Nusantara.
Berikut kutipan doa tersebut:
Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.
(Perkenankan saya, memimpin do'a ini dengan tata cara agama Islam, bagi yang beragama lain, dimohon untuk menyesuaikan).
Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahi rabbil alamin, Hamdan yu wafi nikmahu wayukafi mazidahu, Asyhaduala ilahailallah wa ashadu ana muhammadan abduhu wa Rosuluh la nabi ya ba'da.
Ya Allah, Yang Maha Pemurah; Kami bermohon, dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu.
Dengan tangan menengadah keharibaan-Mu penuh harap, dengan hati dan pikiran menunduk khusyuk penuh kerendahan, berilah kami rasa syukur atas nikmat-Mu yang tanpa batas; nikmat kebangsaan yang berbalut cinta, kasih, dan sayang.
Ya Allah, Yang Maha Agung; Kami bermohon, dengan kemuliaan-Mu yang membimbing segala sesuatu.
>>> Justin Wrobleski Tampil Gemilang, Dodgers Kalahkan Phillies
1 Juni 1945, Engkau bimbing hamba-hamba pilihan-Mu dalam perkumpulan bersama, duduk penuh cinta, berdiri tegak, dan bersuara merumuskan cara menjaga Nusantara.
Bimbinglah kami Ya Allah, dengan cara yang sama, untuk merawat anugerah Pancasila. Bantulah kami untuk tetap berdiri tegak membela Indonesia.
Ya Allah, Yang Maha Kuat; Kami berharap, dengan kekuatan-Mu yang tak tertandingi, berilah kami ketabahan dan kekokohan dalam menjaga kemanusiaan dalam keadaban.
Bimbinglah kami dalam menjaga setiap jengkal tanah Indonesia. Ajarkan hati dan langkah kami untuk berlaku adil, tanpa membeda-bedakan.
Ya Allah, Yang Maha Perkasa; Hindarkan negeri kami dari kedzaliman, ketidakadilan, ketidakadaban, dan perpecahan. Jauhkan bumi kami dari saling curiga, saling fitnah, dendam, dan permusuhan.
Eratkan hati kami dalam persaudaraan sepanjang zaman, sebagaimana pendiri bangsa telah mengajarkan keteladanan.
Ya Allah, Yang Maha Penabur Karunia; Berkahilah kami agar kami tetap mencintai Indonesia tanpa henti, sehingga kami mampu mewujudkan masyarakat yang adil dalam kemakmuran, makmur dalam keadilan.
Robbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, waqina'adzabannar. Wal hamdulillahi rabbil 'alamin.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Teks Doa Versi Kementerian Kebudayaan
Kementerian Kebudayaan juga merilis teks doa yang digunakan pada peringatan tahun 2025. Berikut kutipannya:
>>> Pemerintah Salurkan PIP Mei 2026, Cek Status Lewat SIPINTAR
