⌂ Beranda News Perbedaan BYD M6 Classic dan Cross: Panduan Sebelum Membeli

Perbedaan BYD M6 Classic dan Cross: Panduan Sebelum Membeli

Perbedaan BYD M6 Classic dan Cross: Panduan Sebelum Membeli
Perbandingan BYD M6 Classic dan Cross
A A Ukuran Teks16px

BYD M6 DM, mobil plug-in hybrid (PHEV), hadir di Indonesia dalam dua varian: Classic dan Cross.

Kedua tipe ini memiliki karakter yang berbeda di berbagai sektor, mulai dari eksterior hingga kapasitas baterai.

>>> Pemerintah Pastikan ASN Kembali Terima THR dan Gaji Ke-13 pada 2027

Memahami perbedaan ini penting agar konsumen dapat memilih unit yang sesuai dengan kebutuhan harian.

Perbedaan Eksterior

Perbedaan paling mencolok terlihat pada gril depan.

Varian Classic menggunakan material plastik hitam polos, sedangkan tipe Cross dilengkapi sentuhan chrome yang memberikan kesan lebih mewah.

Sektor pencahayaan juga berbeda.

Classic masih memakai lampu utama bohlam dan sein halogen dengan DRL, sementara Cross sudah full LED termasuk lampu belakang.

>>> Kementan Ancam Cabut Izin Pabrik Sawit yang Tekan Harga TBS

Ukuran pelek pun tidak sama.

Classic menggunakan pelek 16 inci gun metal, sedangkan Cross tampil lebih sporty dengan pelek 17 inci two-tone chrome dan tambahan fender.

Interior: Minimalis vs Mewah

Di dalam kabin, Classic didominasi material plastik keras, jok fabric, dan setir karet hitam.

Sebaliknya, Cross menawarkan jok kulit sintetis, aksen chrome pada kemudi, serta trim soft touch pada armrest dan dasbor.

Meski sistem hiburan digital serupa, Cross memberikan detail kenyamanan ekstra.

>>> Empat Makanan Ini Ampuh Turunkan Kolesterol Jahat Menurut Ahli Bedah

Fitur dan Kenyamanan

Fitur standar seperti Apple CarPlay, Android Auto, dan kamera 360 derajat sudah tersedia di Classic. Namun, wireless charger, power tailgate, dan ADAS hanya ada di Cross.

Sistem cruise control pada Classic masih konvensional, sedangkan Cross sudah adaptive cruise control. Kedua model menggunakan tuas transmisi column shift.

Baterai dan Pengisian Daya

Perbedaan paling krusial terletak pada baterai. Classic memiliki baterai 7,4 kWh yang hanya mendukung AC charging.

Sementara Cross dibekali baterai 18,3 kWh dengan fast charging.

Kedua mobil tetap mengandalkan mesin bensin 1.5L sebagai dapur pacu utama.

>>> Kemkomdigi Siapkan Portal Perlinsos untuk Cek Status Bansos

Varian Classic cocok bagi konsumen yang mengutamakan fungsi dasar dengan tampilan minimalis. Sementara Cross lebih tepat untuk mereka yang menginginkan kemewahan, fitur lengkap, dan jangkauan elektrik lebih jauh.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru