⌂ Beranda News Asisten Matthew Perry Divonis 41 Bulan Penjara karena Ketamin

Asisten Matthew Perry Divonis 41 Bulan Penjara karena Ketamin

Asisten Matthew Perry Divonis 41 Bulan Penjara karena Ketamin
Kenneth Iwamasa, asisten Matthew Perry, dijatuhi hukuman 41 bulan penjara
A A Ukuran Teks16px

Pengadilan federal California menjatuhkan hukuman 41 bulan penjara kepada Kenneth Iwamasa, asisten pribadi mendiang aktor Matthew Perry, pada Rabu, 27 Mei 2026.

Hukuman ini diberikan atas keterlibatannya dalam skandal pasokan ketamin dosis fatal yang menewaskan bintang serial Friends tersebut.

>>> Inspirasi Nama Anak Berawalan Huruf D dari Artis Indonesia

Kenneth Iwamasa juga diwajibkan membayar denda sebesar $10.000 atau sekitar Rp178 juta.

Ia sebelumnya telah mengaku bersalah atas satu dakwaan konspirasi pengedaran ketamin yang mengakibatkan kematian serta cedera fisik parah pada Agustus 2024.

Pihak kejaksaan mengungkapkan bahwa Iwamasa dipekerjakan dengan gaji $150.000 atau Rp2,6 miliar per tahun sejak 2022.

Tugasnya adalah mengoordinasikan perawatan medis dan memastikan Perry mengonsumsi obat yang diresepkan secara resmi oleh dokter.

>>> Daftar Harga HP OPPO A Series Terbaru Mei 2026, Mulai Rp1,9 Jutaan

Namun, jaksa penuntut umum menyatakan terjadi penyimpangan fungsi asisten dalam berkas tuntutan.

"Alih-alih membantu Tuan Perry mempertahankan kelakuannya untuk bersih dari narkoba, (Iwamasa) justru menjadi fasilitator dan pemasok obat-obatan bagi Perry," cetus jaksa.

Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa Iwamasa bersekongkol dengan jaringan pengedar sejak September 2023 hingga kematian sang aktor pada 28 Oktober 2023.

>>> 6 Pembalap Indonesia Siap Berlaga di WSBK Aragon dan MotoGP Italia Akhir Pekan Ini

Jaringan tersebut meliputi seorang dokter bernama Salvador Plasencia dan konselor kecanduan Erik Fleming yang menyuplai puluhan vial ketamin dengan harga jauh di atas pasaran.

Menjelang kematian Perry, Iwamasa tetap menyuntikkan ketamin meskipun berulang kali melihat korban mengalami reaksi fatal seperti tubuh menjadi kaku hingga tidak sadarkan diri.

Pada hari kematian, asisten tersebut menyuntikkan sedikitnya tiga dosis ketamin sebelum akhirnya merekayasa keterangan kepada polisi dan membuang barang bukti berupa botol obat dan jarum suntik.

Kasus hukum ini juga telah menyeret para pelaku lain ke dalam penjara federal.

>>> Promo Indomaret Weekend 28-31 Mei 2026: Diskon hingga 25 Persen

Jasveen Sangha divonis 15 tahun penjara, Salvador Plasencia divonis 2,5 tahun penjara, Erik Fleming divonis dua tahun penjara, dan mantan dokter Mark Chavez dijatuhi hukuman delapan bulan tahanan rumah beserta tiga tahun masa percobaan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru