⌂ Beranda News Polda Jateng Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Kematian Keluarga di Temanggung

Polda Jateng Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Kematian Keluarga di Temanggung

Polda Jateng Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Kematian Keluarga di Temanggung
Ilustrasi penyelidikan polisi di lokasi kejadian
A A Ukuran Teks16px

Polda Jawa Tengah masih menanti hasil pemeriksaan laboratorium forensik guna mengungkap penyebab pasti kematian satu keluarga yang ditemukan di dalam tenda kamping di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, pada Rabu (27/5).

Kepastian mengenai waktu keluarnya hasil pemeriksaan medis disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto. Ia memproyeksikan prosesnya memakan waktu sekitar satu minggu atau lebih.

>>> Prabowo Subianto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Penyelidikan Intensif

Penyelidikan mendalam atas insiden tragis ini terus berjalan secara intensif oleh aparat kepolisian setempat. Sejauh ini belum ada kesimpulan final terkait pemicu utama kematian para korban.

"Masih menunggu hasil VER (visum et refertum) mayat dan pemeriksaan olah TKP oleh Bid Labfor Polda Jateng," kata Kombes Artanto.

Penelitian sampel organ bagian dalam serta uji racun menjadi alasan utama mengapa prosedur ini memerlukan durasi yang tidak sebentar.

Hal itu demi memperoleh keakuratan data.

>>> San Antonio Spurs Paksa Gim Ketujuh Usai Hancurkan Thunder 118-91

"Bisa semingguan atau lebih," ujar Kombes Artanto.

Pihak berwajib menegaskan bahwa ketelitian tinggi sangat dibutuhkan dalam proses pengujian ilmiah terhadap seluruh sampel yang telah dikumpulkan dari lokasi kejadian.

"Karena pemeriksaan sampel organ tubuh dan toksikologi forensik butuh waktu dan harus cermat," jelas Kombes Artanto.

Meskipun memerlukan ketepatan yang memakan waktu, Artanto memastikan bahwa sejauh ini tidak ada hambatan berarti yang mengganggu jalannya pemeriksaan kasus tersebut.

>>> Infrastruktur OpenAI Lumpuh Total Akibat Gangguan Teknis Global

"Masih berjalan dengan baik penyelidikannya," kata Kombes Artanto.

Berdasarkan data kepolisian, empat orang korban meninggal dunia di kawasan wisata Posong tersebut.

Mereka diidentifikasi sebagai Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Alvino Evan Hakim (16), dan Bagas Amar Hakiki (21).

Dugaan awal dari pihak kepolisian mengarah pada indikasi keracunan yang bersumber dari peralatan barbeque milik pribadi yang dibawa oleh keluarga tersebut.

>>> Kementerian ESDM Tawarkan 118 Wilayah Kerja Migas Baru untuk Dongkrak Produksi

Sampel makanan kini telah diamankan di Laboratorium Forensik Polda Jateng.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru