⌂ Beranda News Kerbau Albino Donald Trump Batal Disembelih Usai Viral di Bangladesh

Kerbau Albino Donald Trump Batal Disembelih Usai Viral di Bangladesh

Kerbau Albino Donald Trump Batal Disembelih Usai Viral di Bangladesh
Kerbau albino Donald Trump di Dhaka National Zoo
A A Ukuran Teks16px

Nasib seekor kerbau albino langka di Bangladesh berubah drastis dalam hitungan hari.

Hewan yang dijuluki "Donald Trump" karena memiliki jambul pirang mencolok itu batal disembelih untuk kurban Idul Adha setelah mendadak viral di media sosial.

>>> Tim Softball SMA Ohio Lolos ke Final Regional OHSAA

Kerbau jantan berbobot sekitar 700 kilogram tersebut berasal dari sebuah peternakan di Narayanganj, wilayah yang berada tidak jauh dari ibu kota Bangladesh, Dhaka.

Julukan "Donald Trump" diberikan oleh adik sang pemilik, Zia Uddin Mridha, karena rambut pirang panjang di kepalanya dianggap mirip gaya rambut khas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dalam beberapa hari menjelang Idul Adha, foto dan video kerbau unik itu menyebar luas di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan X.

Banyak warganet terhibur dengan penampilannya yang tidak biasa dan ramai membandingkannya dengan Trump.

Popularitasnya pun melonjak hingga menjadi perbincangan nasional di Bangladesh, bahkan media internasional juga ikut menyoroti fenomena tersebut.

>>> Cruzeiro Lolos ke Babak 16 Besar Copa Libertadores 2026

Padahal, sebelum viral, kerbau albino itu telah dijual kepada pembeli untuk dijadikan hewan kurban dalam perayaan Idul Adha.

Namun, gelombang perhatian publik yang terus membesar membuat pemerintah turun tangan.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed, memerintahkan agar kerbau tersebut dibebaskan dari penyembelihan.

Pemerintah juga memastikan uang pembeli dikembalikan dan hewan itu dipindahkan ke Dhaka National Zoo demi keselamatan dan kesejahteraannya.

Keputusan tersebut diambil bukan hanya karena kerbau itu menjadi sensasi internet, tetapi juga karena muncul kekhawatiran soal keamanan.

>>> NBA Resmi Ubah Aturan Lotre Draf untuk Atasi Tanking

Banyak warga yang ingin melihat langsung hewan langka tersebut setelah videonya viral.

Kini, kerbau "Donald Trump" menempati kandang khusus di kebun binatang nasional dan menjadi salah satu daya tarik baru bagi pengunjung.

Sang pemilik, Zia Uddin Mridha, mengaku senang dengan akhir cerita tersebut.

Menurutnya, kerbau itu memiliki sifat yang tenang dan ramah sehingga cocok menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ingin melihat hewan langka dari dekat.

Kerbau albino tergolong sangat jarang ditemukan di Asia Selatan. Kondisi albino terjadi akibat kurangnya melanin, pigmen yang memberi warna pada kulit, rambut, dan mata.

>>> Polres Temanggung Selidiki Kematian Satu Keluarga Saat Berkemah di Kledung

Karena kelangkaannya, banyak pihak menilai keberadaan kerbau tersebut lebih bermanfaat sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai keanekaragaman genetik dan konservasi satwa.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru