Presiden Amerika Serikat Donald Trump merayakan ulang tahun ke-80 dengan menyelenggarakan ajang pertarungan Ultimate Fighting Championship (UFC) Freedom 250 di South Lawn Gedung Putih, Washington D.
C. , pada Senin, 15 Juni 2026.
>>> Harga Oppo Reno13 F 5G Turun Jadi Rp4,4 Jutaan pada Juni 2026
Perhelatan ini dijadwalkan mulai pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB. Acara tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
Promotor MMA terbesar di dunia yang dipimpin Dana White mendirikan arena raksasa bernama The Claw di kompleks istana kepresidenan.
Sebanyak 14 petarung papan atas dijadwalkan berjalan dari Oval Office menuju halaman selatan untuk bertanding di dalam Octagon yang dikelilingi lebih dari 4.000 kursi penonton.
Pihak Gedung Putih menyatakan seluruh biaya operasional acara ditanggung penuh oleh UFC.
Acara ini juga memadukan atraksi terjun payung, penampilan marching band militer, pertunjukan pesawat tempur, dan pesta kembang api.
>>> Bill Gates Bersaksi di DPR soal Pemerasan Jeffrey Epstein
Di Indonesia, seluruh rangkaian pertandingan akan disiarkan secara eksklusif melalui layanan live streaming OTT Vidio.
Kritik dan Respons
Penyelenggaraan acara ini tidak lepas dari kritik publik karena digelar di tengah ketegangan konflik antara AS dan Iran, serta gejolak harga energi global akibat perang di Timur Tengah.
Chief Content Officer UFC Craig Borsari menegaskan bahwa ajang ini murni merupakan bentuk apresiasi terhadap olahraga dan negara.
"Kami melihat ini sebagai kesempatan yang luar biasa dan sangat unik untuk merayakan negara ini serta para atlet kami," ujarnya.
>>> Laba Bersih Asuransi Jiwa Konvensional Melonjak 26,35% hingga April 2026
Petarung Michael Chandler mengungkapkan antusiasmenya terhadap konsep arena terbuka di pusat pemerintahan. "Ini adalah ajang pertarungan terbesar dalam sejarah olahraga tarung," katanya.
Chandler dijadwalkan bertarung melawan Mauricio Ruffy pada pukul 08.07 WIB.
Atlet asal Prancis, Ciryl Gane, yang akan memperebutkan sabuk interim kelas berat melawan Alex Pereira, juga menyuarakan netralitas.
"Kami tidak terlibat dalam politik, tetapi kami mendapat kesempatan untuk tampil di hadapan dunia. Kami harus memanfaatkannya," ujarnya.
Sesi kartu utama UFC Freedom 250 menyajikan total 7 pertarungan, termasuk dua laga perebutan sabuk juara dunia.
>>> Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Pakta Perdamaian AS dan Iran
Laga puncak mempertemukan Ilia Topuria melawan Justin Gaethje pada pukul 11.50 WIB untuk memperebutkan sabuk juara kelas ringan.