⌂ Beranda News Wabah Andes Hantavirus di Kapal MV Hondius, 13 Orang Terinfeksi

Wabah Andes Hantavirus di Kapal MV Hondius, 13 Orang Terinfeksi

Wabah Andes Hantavirus di Kapal MV Hondius, 13 Orang Terinfeksi
Kapal pesiar MV Hondius
A A Ukuran Teks16px

Sebanyak 13 orang di kapal pesiar MV Hondius dikonfirmasi positif terinfeksi Andes hantavirus. Jumlah tersebut bertambah setelah dua kasus baru ditemukan pada periode April-Mei 2026.

Data ini dilansir dari laporan Center for Infectious Disease Research & Policy, University of Minnesota. Penumpang dan awak kapal yang terinfeksi kini menjalani isolasi dan karantina di beberapa negara.

>>> Harga Toyota Avanza 2010 Bekas Stabil Jelang Juni 2026, Mulai Rp65 Juta

WHO: Situasi Stabil, Risiko Rendah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan penanganan wabah di kapal MV Hondius dalam kondisi stabil.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan hal tersebut melalui akun X pada 24 Mei 2026.

“Situasinya stabil untuk saat ini. Kami terus waspada dan menjalin kontak erat dengan semua pemerintah terkait,” ujar Tedros.

Tim medis terus memantau kesehatan seluruh orang di kapal untuk mencegah pemburukan gejala.

>>> Mengenal Karakter Weton Jumat Legi dalam Kalender Jawa 29 Mei 2026

Andes hantavirus memiliki masa inkubasi hingga 42 hari dan merupakan satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antarmanusia.

Tedros menambahkan bahwa semua penumpang dan awak tetap dalam karantina di bawah pengawasan ketat. Mereka akan mendapatkan perawatan jika diperlukan.

Kasus Terdeteksi di Spanyol

Penyebaran infeksi telah mencapai Eropa. Otoritas kesehatan Spanyol mendeteksi kasus baru pada 25 Mei.

Seorang warga Spanyol yang merupakan penumpang MV Hondius dinyatakan positif dan diisolasi di rumah sakit di Madrid.

>>> Harga Emas MiniGold dan BSI 28 Mei 2026 Alami Perubahan

Hingga saat ini, belum ditemukan penularan di luar manifes kapal.

Penularan Berbeda dengan COVID-19

Direktur Manajemen Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, menjelaskan bahwa risiko bagi masyarakat luas tergolong rendah. Pola penyebaran Andes hantavirus tidak sama dengan wabah pernapasan lainnya.

“Ketika kami menyebut ‘kontak dekat’ untuk penularan antarmanusia, yang kami maksud adalah kontak fisik yang sangat, sangat dekat.

Misalnya berbagi kamar tidur, berbagi kabin, atau memberikan perawatan medis langsung. Ini sangat berbeda dengan COVID dan influenza,” tegas Van Kerkhove kepada Reuters.

>>> Bayi Kembar 9 Pertama di Dunia Rayakan Ulang Tahun Kelima

Berbeda dengan virus COVID-19 yang mudah menular melalui udara, Andes hantavirus membutuhkan interaksi fisik yang jauh lebih dekat untuk berpindah ke inang baru.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru