⌂ Beranda News Mantan Direktur WHO Ingatkan Ancaman Dengue pada Hari Dengue Sedunia

Mantan Direktur WHO Ingatkan Ancaman Dengue pada Hari Dengue Sedunia

Mantan Direktur WHO Ingatkan Ancaman Dengue pada Hari Dengue Sedunia
Nyamuk Aedes aegypti penyebab dengue
A A Ukuran Teks16px

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan ancaman global penyakit dengue pada momentum Hari Dengue Sedunia, Senin 15 Juni 2026.

Peringatan ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti dan deteksi dini.

>>> Cara Memunculkan DANA Cicil yang Belum Tersedia di Akun

Penyebaran virus dengue kini telah menjangkau 130 negara di dunia.

"Artinya, lebih dari setengah penduduk bumi berisiko terhadap dengue," kata Prof Tjandra.

Risiko penularan sangat tinggi karena berdampak pada ratusan juta orang setiap tahun.

Data Kasus di Indonesia

Data Kementerian Kesehatan RI hingga 14 April 2026 mencatat 30.465 kasus infeksi dengue di Indonesia.

Terdapat 79 kasus kematian dengan angka fatalitas kasus (CFR) 0,3 persen.

>>> ASDP Bebaskan Tarif Jasa Pelabuhan 100% Selama Libur Sekolah 2026

Angka insidens mencapai 10,6 per 100.000 penduduk.

Rinciannya meliputi 10.138 kasus demam dengue, 19.877 kasus demam berdarah dengue, dan 450 kasus dengue shock syndrome.

Kasus tersebar di 401 kabupaten/kota di 29 provinsi.

"Karena itu upaya pencegahan dan pengendalian dengue harus dilakukan," tegas Prof Tjandra.

>>> Harga Emas Antam 16 Juni 2026 Kokoh di Level Rp 2.729.000 Per Gram

Langkah pencegahan utama bertumpu pada pengendalian vektor nyamuk sesuai standar WHO.

WHO menetapkan Global Vector Control Response (2017–2030) dan Global Arbovirus Initiative.

"Deteksi dini dan akses tepat terhadap pelayanan medik merupakan kunci menurunkan penyakit parah dan kematian akibat dengue," jelasnya.

Sejarah Hari Dengue Sedunia berawal dari ASEAN Dengue Conference di Jakarta pada Juni 2011.

Konferensi menghasilkan "Jakarta Call for Action on Combating Dengue".

>>> Ilmuwan Temukan Mikroplastik di Rahim hingga Janin, Ini Dampaknya

Puncaknya adalah peluncuran resmi ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011 di Museum Nasional Jakarta.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru