⌂ Beranda News Pembelajaran di Universitas Harus Sinkron dengan Kebutuhan Industri

Pembelajaran di Universitas Harus Sinkron dengan Kebutuhan Industri

Pembelajaran di Universitas Harus Sinkron dengan Kebutuhan Industri
Mahasiswa belajar menggunakan AI di kampus
A A Ukuran Teks16px

Pembelajaran di universitas harus sinkron dengan kebutuhan industri.

Kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri makin tinggi, menjadi perhatian orang tua dalam menentukan pendidikan tinggi bagi anak.

>>> Studi Ungkap Bayi 15 Bulan Mampu Rasakan Emosi Marah dan Sedih Orang Tua

Bagi banyak orang tua, pendidikan tinggi kini tidak hanya dipandang sebagai proses akademik, tetapi juga investasi jangka panjang.

Investasi ini untuk membantu anak memiliki kesiapan karier serta kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan industri yang terus berubah.

Survei global dari ManpowerGroup menunjukkan sebanyak 77% perusahaan masih kesulitan menemukan talenta dengan keterampilan yang sesuai.

Selain itu, laporan World Economic Forum memprediksi sekitar 22% pekerjaan global mengalami perubahan sebelum tahun 2030.

Artinya, generasi muda perlu dipersiapkan dengan keterampilan, pengalaman, dan kemampuan adaptasi yang relevan dengan perkembangan masa depan.

>>> TikTok Sediakan Koin Virtual untuk Dukung Kreator Lewat Gift Live

Rektor BINUS University Nelly menyampaikan, pendidikan tinggi saat ini perlu mampu memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

“Pendidikan tinggi saat ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak.

Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan global,” ujar dia, dikutip Rabu (27/5/2026).

Dia menambahkan, pengalaman belajar yang fleksibel dan terintegrasi dengan dunia nyata menjadi salah satu hal penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi masa depan.

“Mahasiswa perlu memiliki kesempatan untuk memperluas kompetensi, memperoleh eksposur global, serta mendapatkan pengalaman profesional sejak dini.

Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya membantu perkembangan akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi dunia profesional,” tambah dia.

>>> Kemenpar Tata Ekosistem Digital Pariwisata Lewat Verifikasi API

Sejalan dengan kebutuhan tersebut, Binus University memperkuat pemanfaatan teknologi dan artificial intelligence (AI) dalam ekosistem pendidikan.

Pemanfaatan AI dan teknologi digital di BINUS tidak hanya hadir dalam proses pembelajaran, tetapi juga mendukung riset, layanan akademik, student service, hingga kolaborasi dengan industri.

Dalam proses pembelajaran, mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana AI dapat digunakan secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab.

AI menjadi bagian dari pengalaman belajar yang membantu mahasiswa mengeksplorasi ide, menganalisis informasi, memecahkan masalah, serta mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Pemanfaatan teknologi AI juga diperkuat melalui berbagai platform dan layanan digital seperti Binusmaya, Neksus, dan BINUS Support.

>>> Kolam Renang Olimpiade North Sydney Dibuka Kembali 7 Agustus 2026

Kehadiran platform tersebut mendukung mahasiswa dalam mengakses pembelajaran, layanan akademik, pengembangan diri, serta perencanaan karier secara lebih terarah dan terintegrasi.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru