Lion Air Group bersiap membuka rute penerbangan baru tanpa transit dari Makassar menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Langkah ini bertujuan memperluas jaringan konektivitas internasional dari gerbang udara Indonesia Timur.
Rencana ekspansi ini berjalan beriringan dengan persiapan BookCabin Travel Fair 2026 di Makassar.
>>> Barista Bagikan Tips Menyeduh Kopi Rumahan Agar Tidak Terlalu Pahit
Otoritas Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mencatat lonjakan pergerakan penumpang sebesar 14,5 persen menjelang ekspansi tersebut.
Selama periode Lebaran 13 hingga 29 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 566.552 orang. Rute domestik menuju Jakarta, Surabaya, dan Kendari mendominasi dengan dukungan 101 penerbangan tambahan.
Melalui rute baru ke Malaysia, manajemen Lion Group membidik pasar wisatawan mancanegara serta memfasilitasi kebutuhan perjalanan ibadah.
Langkah strategis ini dirancang untuk membuka akses lanjutan ke lebih dari 25 kota tujuan.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan rute ke Kuala Lumpur memberikan opsi bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah umrah.
Penerbangan akan dikoneksikan menggunakan Batik Air menuju Arab Saudi.
>>> Polres Pekalongan Kota Tangkap Pimpinan Ponpes Terkait Kekerasan Seksual
Makassar saat ini menjadi salah satu titik hub penerbangan terpadat menuju Arab Saudi.
Penerbangan langsung dari Makassar menuju Jeddah kini dilayani sebanyak enam kali dalam sepekan oleh Lion Air Group.
Manajemen Lion Group juga mengintegrasikan sistem pemesanan tiket, check-in daring, hingga penjualan paket perjalanan lewat platform digital BookCabin.
Inovasi ini diterapkan untuk mendukung kelancaran perjalanan sekaligus meminimalkan risiko penipuan.
Pameran di Kota Makassar berlangsung pada 29 sampai 31 Mei 2026 di Mal Ratu Indah.
Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian roadshow nasional Lion Group yang akan berlanjut ke Jakarta, Surabaya, dan Medan.
>>> IPA Convex 2026 Catat Perjanjian Komersial Hingga 30 Miliar Dolar AS
Dalam ajang pameran tersebut, empat maskapai di bawah naungan Lion Group—Lion Air, Wings Air, Batik Air, dan Super Air Jet—akan menyediakan penjualan tiket ke puluhan rute domestik dan internasional.
Berbagai program potongan harga serta pengembalian uang tunai juga disediakan.
Pihak Lion Group turut menggandeng agen perjalanan lokal untuk memasarkan paket umrah. Operasional penerbangan didukung oleh armada berbadan lebar Airbus A330-300CEO dan Airbus A330-900NEO berkapasitas 433 kursi.
Langkah ekspansi rute dan inovasi digital ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengantisipasi tantangan industri penerbangan global.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah fluktuasi nilai tukar mata uang.
Selain perluasan rute internasional, Lion Air berkomitmen mendukung promosi kalender wisata unggulan di Sulawesi Selatan.
>>> PT Adaro Andalan Indonesia Bagikan Dividen Final Rp 3,55 Triliun
Destinasi seperti Makassar F8, Malino Beautiful, Lovely December di Toraja, hingga wisata bahari di Kepulauan Selayar menjadi prioritas.