Sebuah rumah warga di Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara mengalami kerusakan parah akibat getaran sound horeg.
Insiden terjadi saat festival takbir keliling menyambut Idul Adha pada Selasa malam, 26 Mei 2026.
>>> Ledakan Tangki Kimia di Washington Tewaskan Teknisi Listrik
Kerusakan pada Plafon dan Kaca Jendela
Bagian jendela dan plafon rumah dilaporkan hancur. Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan puing-puing bangunan, kaca pecah, dan atap plafon yang runtuh.
Akun infoseputarjepara mengunggah video tersebut. Dikutip dari Detikcom, akun itu menuliskan kondisi rumah warga setelah acara festival di Desa Bandungrejo.
Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, mengonfirmasi kebenaran dampak dari penggunaan pengeras suara bervolume besar. Kerusakan dipastikan berasal dari getaran frekuensi rendah selama pawai.
>>> Prabowo Subianto Sumbang 1.098 Ekor Sapi Kurban Senilai Rp 100 Miliar
“Iya benar. Rangkaian acara takbir keliling,” jelas Dwi saat dihubungi.
Hanya Satu Rumah yang Terdampak
Polisi memastikan kerusakan hanya terjadi pada satu hunian di jalur perlintasan festival. Struktur utama bangunan masih aman, meski material ringan hancur berjatuhan.
“Yang rusak satu (rumah) saja,” ujar Dwi.
>>> Harga Pangan PIHPS 27 Mei 2026: Cabai dan Beras Kompak Naik
Penyelesaian Secara Musyawarah
Penyelesaian masalah dilakukan melalui musyawarah antara penyelenggara acara dan pemilik rumah. Panitia bersedia mengganti kerusakan yang terjadi.
“Panitia bersedia mengganti kerusakan rumah warga. Diganti oleh panitia, ibaratnya tidak ada masalah antara warga dengan panitia sudah ada kesepakatan bersama.
Hanya video itu viral diunggah di media sosial lalu viral,” terang Dwi.
>>> Bocoran Ponsel Gaming Baru Siapkan Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro
Polisi memastikan situasi tetap kondusif. Proses pertanggungjawaban berjalan tanpa konflik lanjutan.