⌂ Beranda News Buruh Indomaret Protes Intimidasi Atasan Terkait Kebijakan Upah Lembur

Buruh Indomaret Protes Intimidasi Atasan Terkait Kebijakan Upah Lembur

Buruh Indomaret Protes Intimidasi Atasan Terkait Kebijakan Upah Lembur
Aksi demonstrasi buruh Indomaret menolak kebijakan upah lembur
A A Ukuran Teks16px

Ratusan buruh Indomaret menggelar aksi demonstrasi di depan Menara Indomaret pada Selasa (26/5/2026). Mereka menolak kebijakan baru terkait kompensasi kerja lembur.

Kebijakan tersebut mengganti upah lembur pada tanggal merah dengan hari libur biasa. Para pekerja menilai aturan itu sepihak dan merugikan.

>>> Cara Membuat NPWP Online dari Rumah dengan Praktis

Perwakilan buruh, Ahmad Saifuddin, mengatakan bahwa para karyawan di seluruh cabang nasional mendapat intimidasi. Tekanan datang dari atasan mulai level area supervisor hingga area manager.

Pekerja dipaksa menandatangani surat persetujuan pergantian upah lembur. Menurut Ahmad, surat itu ilegal karena tidak dilengkapi atribut resmi perusahaan.

“Itu memaksakan untuk menandatangani surat yang dibuat, surat yang benar-benar serampang, surat yang ilegal, tidak ada memo jelas dari perusahaan PT Indomarco Prismatama,” ujar Ahmad.

>>> Tim SAR Temukan Pencari Ikan Tewas di Sungai Progo Magelang

Ia menambahkan bahwa manajemen mengancam akan memberikan sanksi struktural bagi yang tidak kooperatif. Ancaman itu berupa mutasi atau pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Bahkan sampai ada bahasa mutasi ataupun PHK terhadap karyawan yang menolak ataupun yang tidak ikut arahan dari atasan,” jelas Ahmad.

Karyawan lain, Winda Ayu, mengaku mendapat tekanan terkait jenjang karier. Atasan mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah naik jabatan jika menolak kebijakan.

“Dari atasan kita kayak AS (area supervisor), AM (area manager), bilang kalau kita itu tidak akan pernah naik jabatan seperti kepala toko atau asisten kepala toko,” ujar Winda.

>>> Pemerintah Belum Pastikan Kelanjutan BLT Kesra Rp900 Ribu pada 2026

Intimidasi juga dilakukan secara halus melalui teguran tentang masa depan kerja. Pekerja diingatkan akan dipindahkan ke toko lain jika tetap menolak.

Manajemen juga melarang pekerja ikut aksi unjuk rasa. Massa yang tergabung dalam PUK SPAI PT Indomarco Prismatama Tangerang membawa enam poin tuntutan tertulis.

Massa mulai memadati area demonstrasi sejak pukul 09.40 WIB. Mereka meneriakkan tuntutan pembayaran hak lembur.

>>> Masjid Istiqlal Alihkan Distribusi Daging Kurban Langsung ke Lembaga

“Bayarkan lembur kami!” teriak massa.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru