Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada sejam perdagangan, Senin (25/5/2026).
Indeks sempat dibuka melemah, kemudian berbalik menguat, dan akhirnya kembali tergelincir.
>>> Honda City Sedan Facelift Meluncur dengan Desain Lebih Agresif dan Fitur Modern
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menyusut 12,45 poin atau 0,2% ke posisi 6.193,89.
Sepanjang periode tersebut, indeks bergerak pada rentang 6.185 hingga 6.286.
Volume perdagangan tercatat mencapai 9,17 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 5,18 triliun. Frekuensi perdagangan sebanyak 694.595 kali.
Sebanyak 323 saham menguat, 304 saham melemah, dan 175 saham stagnan.
Indeks LQ45 yang mewakili saham blue chip turun 0,5%.
Tiga Saham Prajogo Pangestu Masuk Top Gainers
Di tengah pelemahan IHSG, tiga saham milik konglomerat Prajogo Pangestu justru mencatatkan kenaikan signifikan.
>>> Dua Lipa Rilis Film Konser dan Album Live dari Final Tur Meksiko
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memimpin dengan lonjakan 14,45% menjadi Rp 2.020.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 10,08% ke Rp 535.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga meroket 9,8% ke level Rp 1.050.
Selain itu, beberapa emiten lain juga masuk daftar penguatan tertinggi.
PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) naik 28,41% ke Rp 113.
>>> Panel Reformasi Rekomendasikan Tes Berbasis Komputer untuk Ujian NEET
PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) meningkat 18,1% ke Rp 137.
PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) tumbuh 13,33% ke Rp 119.
Pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia yang bergerak di zona merah.
Indeks Straits Times Singapura turun 0,3%, Nikkei Jepang merosot 0,4%, dan Shanghai China melemah 0,7%.
Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,3%.
Di sisi lain, saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) terkoreksi tajam 14,87% ke Rp 830, menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB).
>>> PGN Naikkan Tarif Regasifikasi LNG Mulai Juni 2026, Industri Keramik Terdampak
PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) juga jatuh 14,63% ke level Rp 210.