⌂ Beranda News Dave Ramsey: Jangan Nilai Barang Mewah dari Harga, Tapi dari Rasio Kekayaan

Dave Ramsey: Jangan Nilai Barang Mewah dari Harga, Tapi dari Rasio Kekayaan

Dave Ramsey: Jangan Nilai Barang Mewah dari Harga, Tapi dari Rasio Kekayaan
Ilustrasi rumah dengan tanda harga turun di Amerika Serikat
A A Ukuran Teks16px

Dave Ramsey, pakar keuangan, menekankan bahwa menilai pembelian aset berdasarkan harga absolut dapat menyebabkan kesalahan finansial yang kritis.

Hal ini dilaporkan oleh Detik Finance.

>>> Tether dan Georgia Luncurkan Stablecoin Nasional GELT

Sebagai contoh, membeli truk seharga $90.000 menghabiskan 36% dari total aset seseorang yang bernilai $250.000.

Namun, pembelian yang sama hanya 2% dari kekayaan orang yang bernilai $4 juta.

Menurut Ramsey, metrik matematika jauh lebih penting daripada penilaian moral saat mengevaluasi pengeluaran besar.

Ia menetapkan aturan: total nilai semua kendaraan bermotor tidak boleh melebihi setengah dari pendapatan kotor tahunan seseorang.

Selain itu, setiap aset yang terdepresiasi dan nilainya melebihi 5% dari kekayaan bersih likuid harus dianggap sebagai langkah finansial berisiko tinggi.

>>> Penurunan Harga Saham Grail dan Alasan untuk Tetap Optimis

Dalam siaran Ramsey Everyday Millionaires, seorang pendengar bertanya apakah membeli kapal yang harganya melebihi gaji tahunannya adalah keputusan yang terlalu mahal.

Ramsey kemudian beralih membahas kapal pesiar Mark Zuckerberg yang diperkirakan bernilai setengah miliar hingga satu miliar dolar.

Ia membandingkan aset tersebut dengan kekayaan bersih Zuckerberg yang mencapai ratusan miliar.

Ramsey juga mengejek mereka yang menghakimi pembelian orang lain dengan alasan moral, seperti "ada anak kelaparan di suatu tempat".

Ia menyebut impuls kritis ini sebagai "redneck envy". Ramsey juga menertawakan mereka yang terlalu hemat dan menganggap hanya mobil tua yang boleh dikendarai.

>>> Dolar AS Melemah, Harapan Damai Selat Hormuz Tekan Harga Minyak

Konsekuensi finansial bagi konsumen sangat nyata.

Menilai barang mahal hanya dari label harga menyebabkan dua kesalahan: membatasi diri dari pengalaman yang mampu dibeli, atau meniru kebiasaan orang kaya tanpa memiliki neraca keuangan yang memadai.

Perilaku meniru ini membuat konsumen miskin aset, entah itu miskin rumah, kapal, atau truk.

Ramsey menegaskan bahwa rasa sakit finansial dari suatu pembelian tergantung pada persentase kekayaan dan pendapatan yang terkuras.

Menerapkan formula ini pada Zuckerberg: kapal pesiar $500 juta terhadap kekayaan $200 miliar hanya 0,25% dari total kekayaan.

>>> FT Vest Dividend Aristocrats ETF Tertinggal dari ProShares NOBL dalam 8 Tahun

Setara dengan pembelian tersebut bagi seseorang dengan kekayaan $500.000 adalah jet ski seharga $1.250. Bagi konsumen dengan kekayaan $100.000, padanannya adalah kayak seharga $250.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru