⌂ Beranda News Uber Technologies Jadi Alternatif Investasi di Luar Magnificent Seven

Uber Technologies Jadi Alternatif Investasi di Luar Magnificent Seven

Uber Technologies Jadi Alternatif Investasi di Luar Magnificent Seven
Logo Uber Technologies dengan grafik saham
A A Ukuran Teks16px

Memiliki saham anggota "Magnificent Seven" masih menjadi strategi yang viable bagi investor teknologi. Namun, portofolio yang terlalu bergantung pada segelintir perusahaan meningkatkan risiko konsentrasi.

Bagi yang mencari apresiasi harga saham dari ekuitas pertumbuhan dan ingin menginvestasikan US$500 atau lebih, Uber Technologies (NYSE: UBER) muncul sebagai alternatif menarik.

>>> Ken Griffin Soroti Inflasi AS yang Persisten, Harga Barang Sehari-hari Melonjak

Transformasi Uber dari Ride-Hailing ke Platform Digital

Uber awalnya mendefinisikan ulang transportasi perkotaan saat meluncurkan layanan ride-hailing sebagai UberCab di San Francisco pada 2010.

Sebelumnya, naik kendaraan sangat bergantung pada ketersediaan taksi, lokasi, dan perencanaan ekstensif.

Perusahaan mengubah dinamika ini dengan memungkinkan pengguna memesan kendaraan melalui ponsel cerdas dan mendapatkan transportasi dalam hitungan menit.

Model ini mendorong pertumbuhan bisnis besar-besaran.

>>> Kesalahan Ilmiah Kecil dalam Film yang Mengganggu

Pendapatan Uber melonjak dari US$6,5 miliar pada 2016 menjadi lebih dari US$52 miliar pada 2025.

Profitabilitas juga meningkat signifikan, dengan laba bersih lebih dari US$10 miliar pada 2025.

Prospek Kendaraan Otonom dan Robotaxi

Uber beroperasi dengan model hybrid yang menggabungkan logistik, transportasi, dan teknologi berbasis perangkat lunak tanpa memiliki armada fisik.

>>> Dogecoin Dinilai Punya Potensi Bertahan dalam Satu Dekade ke Depan

Meskipun kemunculan kendaraan otonom (AV) dan robotaxi sempat menimbulkan ketidakpastian, pasar kini bergeser ke arah ride-hailing otonom on-demand.

Data Goldman Sachs Research menunjukkan 1.500 robotaxi aktif di lima kota AS pada Juli 2025.

Angka itu diproyeksikan meluas menjadi 35.000 secara nasional pada 2030, mencakup sekitar 8% sektor rideshare AS.

Industri robotaxi global mencapai valuasi US$4,4 miliar pada 2025 dan diproyeksikan oleh Precedence Research mencapai US$188,9 miliar pada 2034.

>>> Kevin Warsh Resmi Gantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve

Uber Technologies menghadirkan peluang pertumbuhan yang menarik bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi dari risiko konsentrasi Magnificent Seven.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru