Aktor Fabián Ríos meminta doa publik untuk sahabat dan rekannya, Francisco Bolívar, yang tiba-tiba digantikan oleh David Trejos saat syuting serial 'Sin senos sí hay paraíso' di Bogotá, Kolombia.
Permintaan itu disampaikan Ríos pada 20 Mei 2026 melalui media sosial.
>>> Pitbull Umumkan Jadwal Tur Musim Panas, Deretan Konser Siap Digelar
Bolívar, yang memerankan karakter 'Jota', dikonfirmasi masuk dalam pemeran awal 2026, namun kemudian meninggalkan produksi.
Jurnalis Carlos Ochoa mengungkapkan bahwa kepergian Bolívar diduga karena masalah kesehatan mental.
Produksi serial tersebut sebelumnya juga mengalami komplikasi, termasuk serangan bersenjata di lokasi syuting pada pertengahan April yang menewaskan dua kru.
Dalam unggahan Facebook, Ríos membagikan foto dirinya berpelukan dengan Bolívar dan menulis pesan emosional.
>>> Apple Martin Debut Film dalam Komedi Baru Nancy Meyers
“Untuk semua yang bertanya tentang anakku: aku ingin kalian tahu bahwa di hatiku hanya ada cinta untuknya, kekaguman, kelembutan, rasa hormat, dan lebih banyak cinta,” tulis Ríos.
Ia menekankan tugasnya melindungi orang-orang terdekat dan meminta pengikutnya ikut mendoakan kesembuhan Bolívar.
“Tugasku adalah, dari cinta, melindungi orang-orangku dan anakku adalah bagian dari mereka,” ujar Ríos.
Aktor Kolombia itu berharap doa bersama dapat membuat Bolívar segera kembali berkarya dengan kekuatan baru.
>>> Billy Bob Thornton Raih Oscar Berkat Ekspresi Wajah dari Film yang Dibencinya
“Dengan rendah hati aku meminta, jika kita bersama berdoa untuk anakku ‘Pachito’, Tuhan akan segera mengembalikannya dan membuatnya lebih kuat dari sebelumnya,” tambahnya.
Ríos juga mengunggah foto lain yang menunjukkan dirinya mencium kening Bolívar, menegaskan dukungan tanpa syarat.
“Apa pun yang terjadi, kau akan selalu menjadi anakku, saudaraku, temanku. Aku mencintaimu dan titik,” tulis Ríos.
Pihak produksi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pergantian pemeran.
>>> Scott Eastwood Bintangi Film Perang Dunia II Lucky Strike
Bolívar, yang merupakan keponakan penulis skenario dan mantan senator Gustavo Bolívar, belum berkomentar secara publik tentang kepergiannya dari serial tersebut.