⌂ Beranda News Studi MIT AgeLab: Umur Panjang Ubah Cara Rencanakan Pensiun

Studi MIT AgeLab: Umur Panjang Ubah Cara Rencanakan Pensiun

Studi MIT AgeLab: Umur Panjang Ubah Cara Rencanakan Pensiun
Ilustrasi perencanaan keuangan untuk masa pensiun
A A Ukuran Teks16px

Studi terbaru dari MIT AgeLab dan Transamerica mengungkapkan bahwa peningkatan harapan hidup di Amerika membuat pendekatan perencanaan keuangan tradisional menjadi tidak lengkap.

Penelitian yang disurvei oleh Detik Finance ini melibatkan sekitar 1.200 individu dan 10 kelompok fokus.

>>> Nvidia Catat Pendapatan Rekor Tertinggi Berkat Ekspansi AI Cloud

Model tiga bagian tradisional—pendidikan, pekerjaan, dan pensiun—gagal mengakomodasi rentang hidup yang lebih panjang.

Alih-alih hanya mengamankan masa pensiun yang nyaman, peneliti menganjurkan kerangka baru yang berfokus pada tiga fase utama dewasa: kesejahteraan, pekerjaan, dan keuangan.

Data menunjukkan orang Amerika hidup jauh lebih lama dibandingkan generasi sebelumnya. Harapan hidup rata-rata naik dari 68 tahun pada 1950 menjadi hampir 79 tahun pada 2009.

Tren ini berarti periode pensiun yang lebih panjang.

Pria yang pensiun pada 1970 menghabiskan kurang dari 13 tahun masa pensiun, sementara rata-rata pensiun pria mencapai hampir 19 tahun pada 2020.

>>> Agnico Eagle Investasi $12,6 Miliar untuk Ekspansi Tambang Emas di Kanada

Seseorang yang mencapai usia 65 memiliki kemungkinan sekitar 50% untuk hidup dua dekade lagi.

Perubahan demografis ini diproyeksikan akan semakin cepat dalam 25 tahun ke depan.

Populasi orang Amerika berusia 80-an, yang sekitar 92.000 pada 2020, diperkirakan hampir tiga kali lipat pada 2045.

Ini berarti sekitar 270.000 orang Amerika hidup di atas usia 100 tahun.

Akibatnya, individu yang keluar dari angkatan kerja pada usia 67 bisa menghabiskan hingga 33 tahun masa pensiun.

Sebagai gambaran, rentang 33 tahun yang lalu pada 1990, George H. W. Bush menjabat presiden, Madonna memuncaki tangga lagu, dan "Cheers" menjadi acara TV tertinggi.

>>> OpenAI Prepares IPO Filing After Courtroom Victory Over Elon Musk

"Meskipun orang Amerika umumnya optimis tentang masa depan mereka, mereka mungkin tidak sepenuhnya menghargai seberapa besar kebutuhan finansial, prioritas, dan keadaan hidup mereka akan berubah seiring waktu," kata Dr. Joseph Coughlin, direktur MIT AgeLab.

"Merencanakan umur panjang berarti memahami apa yang paling penting di setiap tahap dewasa, menemukan keseimbangan, dan mendukung prioritas dengan perilaku yang mengarah pada masa depan yang lebih baik."

Bagaimana Umur Panjang Mengubah Strategi Keuangan

Phil Eckman, presiden Workplace Solutions di Transamerica, mencatat bahwa cara orang mendekati kehidupan dan pekerjaan mereka terus berkembang.

Individu menginginkan fleksibilitas dan pilihan di tempat kerja dan di rumah.

Perencanaan keuangan tradisional dirancang untuk periode pensiun yang pendek, dengan prioritas mengumpulkan dana hanya untuk kegiatan rekreasi.

>>> Aturan Baru Warisan 401k: Ahli Waris Non-Pasangan Terkena Pajak Besar

Namun, karena durasi pensiun telah meluas secara substansial, fase akhir kehidupan ini menjadi dinamis, tidak lagi berpusat semata-mata pada rekreasi.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru