Pejabat dan staf Federal Reserve (Fed) menyatakan kekhawatiran yang meningkat atas kondisi pasar keuangan dan potensi risiko ekonomi dalam pertemuan kebijakan moneter pada 28-29 April.
Pertemuan itu berlangsung menjelang transisi kepemimpinan bank sentral, di mana Kevin Warsh dijadwalkan menggantikan Jerome Powell sebagai ketua Fed pada Jumat.
>>> Jim Cramer Peringatkan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Ancam Pasar Saham AS
Risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) akhir April menunjukkan para pembuat kebijakan sedang menjajaki cara untuk memperkuat alat bank sentral yang ada guna mengelola gangguan pasar.
Hal ini dilaporkan oleh Detik Finance mengutip Reuters.
Ketegangan Geopolitik dan Disparitas Pasar
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah mengaburkan prospek ekonomi. Namun, pasar saham mencatat kenaikan kuat yang tampak terlepas dari fundamental ekonomi.
Sementara itu, imbal hasil obligasi global melonjak karena kekhawatiran investor mengenai inflasi dan pembiayaan pemerintah.
>>> Ahli Hukum Ulas Detail Perjanjian Pranikah Swift dan Kelce
Investasi yang dibiayai utang di bidang kecerdasan buatan juga menimbulkan kekhawatiran tambahan tentang potensi kerentanan pasar.
Perubahan Strategi Moneter
Transisi kepemimpinan membawa perubahan strategi moneter.
Warsh sebelumnya mengkritik program pembelian aset agresif bank sentral yang digunakan untuk menstabilkan pasar dan meningkatkan target suku bunga jangka pendek.
Selain itu, Warsh menganjurkan koordinasi yang lebih erat dengan Departemen Keuangan dalam hal-hal di luar kebijakan moneter standar.
Hal ini menciptakan ketidakpastian tentang bagaimana bank sentral akan menggunakan alat likuiditas untuk mengatasi tekanan keuangan di masa depan.
>>> Hyperliquid ETFs See Eightfold Inflow Surge, Net Assets Top $30 Million
Penilaian internal dari staf teknis bank sentral menyoroti kerentanan spesifik dalam sistem keuangan, terutama terkait harga aset dan leverage oleh lembaga keuangan tertentu di pasar obligasi pemerintah.
Staf Fed menyatakan bahwa kerentanan keuangan sistem secara keseluruhan masih signifikan, dan tekanan valuasi aset dinilai tinggi.
Beberapa peserta pertemuan mencatat bahwa valuasi aset tetap tinggi dan kondisi tersebut meningkatkan kemungkinan koreksi tajam jika terjadi perkembangan yang merugikan.
Pejabat juga menyoroti kurangnya transparansi di pasar pinjaman tertentu yang dapat mempersulit penilaian risiko.
>>> Dominasi TSMC di Pasar Chip AI Makin Kokoh
Bank sentral bersiap menghadapi transisi kepemimpinan dalam kondisi ini. Powell diperkirakan akan tetap berada di lembaga tersebut sebagai gubernur untuk beberapa waktu setelah pelantikan Warsh.