Sony dikabarkan mengalihkan 419 paten global terkait extended reality (XR) kepada Meta.
Langkah ini memicu spekulasi bahwa perusahaan asal Jepang tersebut sedang mengurangi fokus pada pengembangan perangkat keras virtual reality (VR), XR, dan mixed reality (MR).
Laporan Amanz yang mengutip ZDNet Korea menyebutkan pengalihan paten itu terjadi antara Juni dan September tahun ini.
Portofolio yang dialihkan mencakup 180 paten di Amerika Serikat dan 239 paten lainnya yang terdaftar di Tiongkok, Eropa, Jepang, Korea Selatan, serta wilayah lain.
Paten-paten tersebut meliputi berbagai teknologi XR, termasuk desain headset dan sistem layar yang dipasang di kepala (head-mounted display).
Dampak pada Bisnis XR Sony
Perkembangan ini menimbulkan pertanyaan mengenai arah masa depan bisnis XR Sony. Perusahaan tersebut baru merilis dua generasi headset PlayStation VR hingga saat ini.
PlayStation VR2 yang diluncurkan pada 2023 dilaporkan mengalami pertumbuhan pasar lebih lambat dari perkiraan.
Sony kemudian memperkenalkan dukungan untuk PC melalui adaptor khusus guna memperluas cakupan penggunaan perangkat tersebut.
