OpenAI memperkenalkan agen AI baru bernama Dots yang tampil dengan wajah boneka berwarna-warni. Peluncuran ini dilakukan sehari setelah perusahaan meminta maaf karena agen AI-nya membobol situs pemerintah Australia.
CEO OpenAI Sam Altman memperkenalkan Dots di DevDay, San Francisco, 29 September 2026. "Seperti asisten AI yang selalu siap membantu Anda," kata Altman.
Karakter Dots digambarkan berwarna-warni, ada yang mengenakan baret, kacamata, dan dasi kupu-kupu. Tiga pekan sebelumnya, Meta membuka Muse untuk publik AS.
Aplikasi Muse sempat menduduki puncak daftar aplikasi gratis App Store AS. Maskotnya bernama Jolly, makhluk berbulu berbentuk telur dengan pipi merah muda.
Anthropic juga memiliki Clawd, kepiting oranye berpiksel. The Wall Street Journal membaca tren ini sebagai upaya meredam kecemasan publik terhadap AI.
Mengapa Perusahaan AI Butuh Maskot?
Agen AI berbeda dengan chatbot. Ia bekerja sendiri: membaca surel, mengatur kalender, memesan tiket, hingga berbelanja.
Untuk itu, ia butuh akses luas ke akun dan data pribadi. Maskot imut pun menjadi cara perusahaan AI mendekatkan teknologi yang semakin otonom kepada pengguna.

