Gula kelapa dipanen dua kali sehari, sementara buah kelapa baru bisa dipetik beberapa bulan sekali.
Perbedaan ritme panen itu menjadikan gula kelapa sebagai penopang dapur banyak keluarga petani di Jawa.
Meski panennya rutin, kesejahteraan petani kecil belum tentu ikut membaik.
Petani perempuan dan kelompok minoritas masih menghadapi pendapatan tidak pasti, ruang terbatas untuk menentukan harga, serta hasil yang tak sebanding dengan kerja keras.
Aliet Green dan Akses Pasar
Aliet Green, perusahaan sosial yang didirikan dan dipimpin Lastiana Yuliandari, berupaya menjawab persoalan itu melalui akses pasar.
"Akses pasar adalah inti dari apa yang kami lakukan.
Ketika petani memiliki pembeli jangka panjang dan kesempatan yang adil, mereka dapat membangun kehidupan yang lebih stabil, bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan," kata Lasti, sapaan Lastiana.
Pernyataan itu menegaskan bahwa kepastian pembeli dan keadilan kesempatan menjadi kunci bagi petani gula kelapa. Dengan begitu, panen yang rutin dapat lebih sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.
