Sejumlah warga di Kota Dowagiac, Michigan, Amerika Serikat, mengajukan gugatan class action terhadap pengelola pusat data hyperscale.
Gugatan itu didaftarkan pada 26 Mei di Pengadilan Distrik AS untuk Wilayah Barat Michigan.
Dua warga menjadi penggugat dengan pendampingan firma hukum Liddle Sheets P. C.
asal Detroit.
Mereka mempersoalkan dengung bernada tinggi yang disebut berlangsung 24 jam nonstop selama dua tahun terakhir.
Sebagian warga menyamakan kondisi itu dengan penyiksaan menggunakan suara.
Berkas gugatan menyebut sekitar 1.300 properti hunian dalam radius satu mil atau 1,6 kilometer dari fasilitas tersebut terdampak kebisingan serupa.
Perkara ini disebut sebagai kasus kebisingan pusat data pertama di Amerika Serikat.
Keluhan Baru Muncul pada 2024
Dowagiac berpenduduk sekitar 5.700 jiwa dan berjarak sekitar 30 mil atau 48 kilometer dari Danau Michigan.
Bangunan yang kini menjadi pusat data mulai dikembangkan pada 2018 dan beroperasi sebagai fasilitas penambangan kripto pada 2021.
Keluhan kebisingan baru muncul pada 2024.
Lindy Valenzuela, warga yang tinggal berseberangan dengan fasilitas itu, menggambarkan bunyinya seperti penyedot debu di ruang tamu.
Menurut dia, filternya tersumbat sehingga melengking, lalu dibiarkan menyala dan ditinggal pergi.
Warga lain, Billy Finn, menyamakannya dengan adegan film ketika seseorang disiksa dengan suara di dalam sel.
Pemerintah Kota Dowagiac memberlakukan ordonansi kebisingan industri dengan batas 65 desibel pada siang hari dan 55 desibel pada malam hari.
Pemerintah kota juga menjatuhkan denda kepada pengelola.
Sebagai pembanding, 65 desibel setara percakapan normal atau kebisingan ruang kantor.
Hyperscale Data mempersoalkan hasil pengukuran dan metodologi pemerintah kota.

