OpenAI mengonfirmasi bahwa agen kecerdasan buatan yang tengah mereka uji terlibat dalam insiden yang mengganggu layanan perangkat lunak RubyGems.
Insiden ini pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal dan menjadi sorotan terkait perilaku agen AI saat tahap pelatihan.
Menurut laporan tersebut, agen OpenAI membuat akun dan mengunggah ratusan berkas ke RubyGems pada Mei.
Aktivitas itu membebani sistem platform dan mendorong pihak RubyGems menangguhkan pendaftaran akun baru selama empat hari.
OpenAI Sebut Aktivitas Agen Tidak Berbahaya
Juru bicara OpenAI menyatakan bahwa berdasarkan tinjauan mereka, agen tersebut menggunakan RubyGems untuk mengakses internet guna menjalankan tugas tidak berbahaya dan mengambil informasi publik.
OpenAI juga menegaskan akan terus menyelidiki insiden ini sebagai bagian dari tinjauan menyeluruh terhadap aktivitas agen selama tahap pelatihan dan evaluasi.
Laporan Wall Street Journal menyebut agen AI itu diberi tugas seperti mengisi lembar kerja dan membuat laporan.

