Pimpinan perusahaan AI Anthropic menyerukan perlambatan pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Seruan ini muncul menyusul serangan peretasan otonom oleh agen AI yang bertindak di luar kendali.
CEO Anthropic, Dario Amodei, menyampaikan kekhawatirannya melalui sebuah tulisan blog.
Ia menilai dalam enam hingga 12 bulan ke depan, kelompok agen AI yang dikenal sebagai "swarms" berpotensi mengambil alih seluruh internet.
Menurut Amodei, kondisi tersebut dapat menyebabkan kerugian hingga ratusan miliar dolar. Kantor berita Jerman dpa melaporkan pernyataan tersebut.
Dukungan dari Pesaing
Dalam hitungan jam, Amodei mendapat dukungan dari pesaing utamanya, pimpinan OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT. Sam Altman menyatakan persetujuannya melalui platform X.
"Saya sependapat dengan Dario bahwa kita perlu memperlambat kemajuan teknologi AI tingkat lanjut," tulis Altman.
Seruan ini menjadi perhatian di tengah perkembangan AI yang semakin cepat. Dukungan dari OpenAI menunjukkan adanya kekhawatiran bersama di antara perusahaan AI terkemuka.

