⌂ Home News Ketahui Perbedaan Asam Urat dan Rematik Agar Tidak Salah Penanganan
News

Ketahui Perbedaan Asam Urat dan Rematik Agar Tidak Salah Penanganan

Ilustrasi perbedaan asam urat dan rematik
Ilustrasi perbedaan asam urat dan rematik
A A Text Size16px

Asam urat dan rematik kerap dianggap penyakit yang sama karena sama-sama menimbulkan nyeri, bengkak, dan kaku pada sendi.

Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar.

Dilansir dari Bloombergtechnoz, rematik atau rheumatoid arthritis (RA) termasuk penyakit autoimun. Sementara asam urat atau gout terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di persendian.

Penyebab Berbeda

Rematik muncul saat sistem kekebalan tubuh keliru menyerang jaringan sehat pelapis sendi. Peradangan kronis ini bisa merusak sendi dan memengaruhi organ lain seperti kulit, mata, paru-paru, hingga jantung.

Asam urat dipicu oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. Zat ini terbentuk saat tubuh mengurai purin dari daging merah, jeroan, dan makanan laut tertentu.

Jika ginjal tidak mampu membuang asam urat optimal, kristal tajam menyerupai jarum akan terbentuk. Kristal ini menumpuk di sendi dan memicu nyeri serta radang.

Gejala yang Berbeda

Gejala rematik berkembang perlahan, biasanya dimulai dari sendi kecil di tangan atau kaki.

Keluhan meliputi nyeri, sensasi hangat, kaku di pagi hari, dan terjadi simetris di kedua sisi tubuh.

Serangan asam urat datang mendadak dengan nyeri hebat. Biasanya hanya menyerang satu sendi, paling sering jempol kaki, dan membuat sendi memerah serta terasa panas.

Pengobatan dan Kemungkinan Bersamaan

Kedua kondisi bisa dikendalikan dengan obat pereda nyeri, kortikosteroid, obat penurun asam urat, atau obat penekan imun.

Pasien asam urat juga disarankan mengubah pola hidup: batasi alkohol, kurangi purin, jaga berat badan, dan perbanyak minum air.

Seseorang bisa mengalami asam urat dan rematik bersamaan. Pemeriksaan medis seperti tes darah dan analisis cairan sendi diperlukan untuk diagnosis tepat.

About the Author
📰 Latest Updates