Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 2 tahun 2026 masih berlangsung hingga Juni 2026.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menerima dana melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), termasuk rapelan Rp600 ribu.
Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan dua platform resmi untuk mengecek status pencairan. Masyarakat dapat mengakses aplikasi Cek Bansos atau situs cekbansos.
kemensos. go.
id.
Perbedaan Aplikasi dan Situs
Aplikasi Cek Bansos harus diunduh melalui Google Play Store. Metode ini memerlukan ruang penyimpanan yang cukup di ponsel.
Bagi pengguna dengan memori terbatas, situs resmi menjadi alternatif lebih ringan. Situs dapat diakses langsung melalui browser tanpa instalasi.
Aplikasi Cek Bansos menawarkan fitur lebih lengkap setelah registrasi dan verifikasi e-KTP. Pengguna dapat mengakses menu Usul dan Sanggah untuk merekomendasikan penerima atau melaporkan data yang tidak sesuai.
Situs resmi hanya fokus pada pengecekan data tanpa perlu login. Pengguna cukup memasukkan wilayah dan nama lengkap sesuai KTP.
Situs tidak memiliki fitur pengajuan usulan atau sanggahan. Namun, prosesnya lebih cepat dan stabil saat trafik tinggi.
Aplikasi memberikan rincian data penerima lebih mendalam, seperti kategori anak sekolah, lansia, atau disabilitas. Situs lebih efisien untuk melihat status seperti "Proses Bank Himbara".
Imbauan Waspada Penipuan
Kemensos mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap tautan palsu dan aplikasi tiruan. Pastikan hanya mengunduh aplikasi resmi dari Google Play Store atau mengakses domain cekbansos.
kemensos. go.
id.
Jangan memberikan data pribadi, PIN, OTP, atau informasi rekening kepada pihak tidak bertanggung jawab. Hal ini untuk mencegah pembobolan kartu KKS.
