Perusahaan teknologi asal Ankara, BBS Bilisim Teknolojileri, membantah terlibat dalam operasi terkoordinasi yang menyalahgunakan model kecerdasan buatan Claude milik Anthropic untuk memengaruhi pemilihan umum di Malaysia.
Bantahan itu disampaikan melalui pernyataan berbahasa Turki yang diunggah di LinkedIn pada Jumat lalu.
BBS menegaskan tidak mengetahui aktivitas yang dijelaskan dalam Laporan Intelijen Ancaman Anthropic bulan September 2026.
Investigasi Internal dan Rencana Laporan ke Jaksa
Perusahaan menyatakan sedang melakukan penyelidikan internal untuk menentukan apakah nama atau aset digital mereka digunakan tanpa sepengetahuan.
Penyelidikan juga mencakup kemungkinan keterlibatan individu yang sebelumnya memiliki hubungan dengan perusahaan tersebut.
BBS berencana melaporkan masalah ini ke Kantor Kepala Jaksa Penuntut Umum setelah bukti awal diperoleh.
Perusahaan itu dimiliki oleh dua warga negara Turki, Turker Batuhan Sarı dan Bedri Sarı.
Bantahan ini muncul menyusul tuduhan Anthropic bahwa BBS menjual akses ke sebuah platform yang menawarkan layanan untuk memengaruhi informasi di Malaysia.
