Klub Serie A Lecce mulai merombak total komposisi lini depan mereka menjelang musim kompetisi baru. Keputusan ini diambil setelah dipastikan kehilangan beberapa penyerang andalan.
Dilansir dari trnews.
>>> Masyarakat Bisa Ajukan Perubahan Desil Bansos Kemensos Melalui Aplikasi
it pada Jumat, 19 Juni 2026, manajemen klub memutuskan tidak mengambil opsi tebus permanen untuk penyerang Walid Cheddira dari Sassuolo.
Nilai opsi tersebut mencapai 4 juta euro, sehingga sang pemain harus kembali ke Napoli.
Sebelumnya, Lecce juga kehilangan Francesco Camarda.
>>> Polda Metro Jaya Kerahkan 4.263 Personel Amankan Lima Aksi Demo di Jakarta Pusat
AC Milan mengaktifkan klausul kontra-opsi senilai 4 juta euro, yang memberikan keuntungan bersih 1 juta euro bagi Lecce.
Fokus pada Pemain Muda
Direktur Teknis Stefano Trinchera kini memfokuskan perhatian penuh untuk menyusun ulang barisan penyerang. Tujuannya adalah menjamin produktivitas gol bagi skuat asuhan pelatih Eusebio Di Francesco.
>>> Gus Lilur Dukung Nasaruddin Umar Jadi Ketua Umum PBNU
Sektor penyerangan klub berjuluk Giallorossi tersebut kini diproyeksikan bertumpu pada striker asal Serbia, Nikola Stulic. Ia dinilai lebih siap menghadapi musim keduanya di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Selain mengandalkan Stulic, pelatih Di Francesco juga berpeluang mempromosikan striker muda asal Spanyol, Paco Esteban, ke kamp pelatihan utama.
Esteban sebelumnya mencetak 21 gol di kompetisi Primavera 1.
>>> Kilang Asia Timur Genjot Ekspor Solar dan Avtur Jelang Normalisasi Selat Hormuz
Lecce bertekad untuk tetap kompetitif di Serie A dengan mengandalkan pemain muda potensial. Perombakan ini diharapkan dapat meningkatkan ketajaman lini depan mereka.
