⌂ Beranda News Kebiasaan Sepele yang Bisa Menggagalkan Manfaat Olahraga dan Makanan Sehat bagi Jantung

Kebiasaan Sepele yang Bisa Menggagalkan Manfaat Olahraga dan Makanan Sehat bagi Jantung

Kebiasaan Sepele yang Bisa Menggagalkan Manfaat Olahraga dan Makanan Sehat bagi Jantung
Ilustrasi kebiasaan sepele yang menggagalkan manfaat olahraga dan makanan sehat bagi jantung
A A Ukuran Teks16px

Banyak orang sudah tahu bahwa makan sehat dan olahraga teratur penting untuk jantung. Namun, beberapa kebiasaan sepele bisa membuat upaya itu sia-sia.

Dr. Jayne Morgan, spesialis jantung di Piedmont Hospital-Healthcare, Atlanta, mengatakan perubahan gaya hidup kecil pun bisa berdampak besar jika dilakukan konsisten.

>>> Yeonjun TXT Rilis Album Solo Kedua No Labels: Part 02 pada 10 Juli 2026

Terlalu Banyak Duduk

Studi internasional terhadap lebih dari 100.000 orang di 21 negara menemukan bahwa duduk 6-8 jam sehari meningkatkan risiko kematian dini dan penyakit jantung hingga 12-13 persen.

Risiko melonjak hingga 20 persen jika duduk lebih dari 8 jam sehari.

Jika pekerjaan mengharuskan duduk seharian, cobalah istirahat sejenak dan berjalan kaki. Penelitian di JAMA Neurology menunjukkan bahwa berjalan 2.000-3.800 langkah sehari sudah dapat meningkatkan kesehatan jantung.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan berjalan cepat 150 menit per minggu. Berjalan cepat 15 menit dua kali sehari saat hari kerja sudah cukup membantu.

Dr. Nicholas Ruthmann dari Cleveland Clinic menambahkan, olahraga intensitas sedang 30 menit, 3-5 kali seminggu, akan melindungi jantung.

Terlalu Sering Menyendiri

Isolasi sosial dan kesepian meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, atau kematian hingga 30 persen, menurut ulasan tahun 2022 di Journal of the American Heart Association.

>>> Mencari Titik Keseimbangan Baru Pasokan Batu Bara untuk PLTU Jeranjang

Dr. Ruthmann menyarankan untuk tetap terhubung dengan orang lain, meskipun secara virtual. Jika lingkaran pertemanan fokus pada gaya hidup sehat, akan lebih mudah untuk konsisten.

Kesepian juga memicu stres kronis yang dapat merusak pembuluh darah jantung. AHA merekomendasikan mencari pelampiasan positif, mengatur jadwal harian, dan berolahraga 30 menit hampir setiap hari.

Konsumsi Garam Berlebihan

Natrium berlebih dapat memicu hipertensi, faktor risiko utama penyakit jantung.

Makanan olahan dan siap saji seperti mi instan, makanan kaleng, daging asap, camilan asin, dan saus menyumbang sebagian besar asupan garam.

Batas konsumsi natrium tidak lebih dari 2.300 mg per hari (setara 1 sendok teh garam). Idealnya, kurang dari 1.500 mg per hari.

Dr. Morgan mengakui faktor ekonomi memengaruhi pilihan makanan.

>>> IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.191 karena Sentimen Global

Memasak di rumah dengan bahan segar mungkin terasa lebih repot atau mahal, tetapi makanan cepat saji yang murah dan tinggi garam bisa mahal bagi kesehatan di masa depan.

Kurang atau Terlalu Banyak Tidur

Jantung bekerja keras seharian. Jika kurang tidur, sistem kardiovaskular tidak mendapat istirahat yang dibutuhkan.

Penelitian tahun 2022 di Journal of the American Heart Association menegaskan tidur adalah bagian penting kesehatan jantung.

Lebih dari sepertiga orang dewasa kurang tidur (kurang dari 7 jam semalam).

Kurang tidur dikaitkan dengan risiko obesitas, hipertensi, diabetes, penyakit jantung koroner (hingga 48 persen), dan stroke (15 persen).

Namun, tidur lebih dari 9 jam juga tidak sehat. Risiko penyakit kardiovaskular meningkat 56 persen dibandingkan tidur 7-8 jam.

>>> Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026: Klaim Gems dan Paket Pemain Gratis

Idealnya, manusia membutuhkan 7-8 jam tidur setiap hari. Tidur berkualitas membantu menjaga gaya hidup sehat.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru