Produsen otomotif Chery memperkenalkan robot humanoid bernama AiMOGA Mornine.
Robot ini dilengkapi kecerdasan buatan berbasis ChatGPT dan mampu berkomunikasi dalam lebih dari 10 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
>>> IHSG Anjlok 1,14 Persen ke 6.150 pada Sesi I, Tertekan Antisipasi BI dan MSCI
Kehadiran asisten digital dalam wujud fisik ini bertujuan untuk menjalankan tugas fisik sekaligus berinteraksi secara alami dengan manusia.
Sistem AI pada robot menggabungkan berbagai model canggih, termasuk ChatGPT dan DeepSeek, untuk mengoptimalkan percakapan.
Pihak pabrikan merancang Mornine untuk menjawab pertanyaan, menyediakan informasi, hingga melayani kebutuhan konsumen. "Kami bekerja sama dengan berbagai mitra AI untuk mengembangkan kemampuan interaksi robot.
Tujuannya agar robot dapat berkomunikasi secara lebih natural dan memahami kebutuhan pengguna," ujar Sam, Marketing Overseas Chery.
Kemampuan bahasa yang masif membuat robot ini potensial ditempatkan di berbagai lingkungan kerja global.
>>> Iran dan AS Resmi Tandatangani Nota Kesepahaman Islamabad
Dalam uji coba yang dipamerkan, robot memperlihatkan respons adaptif terhadap berbagai instruksi langsung dari pengguna.
Fitur dan Kemampuan Operasional
Mornine juga dirancang untuk dapat beroperasi tanpa koneksi internet melalui mode offline.
Fungsi dasar tersebut meliputi menyapa konsumen, menjawab pertanyaan sederhana, menggerakkan tubuh sesuai program, serta merespons perintah dasar.
"Untuk interaksi sederhana, robot dapat bekerja secara offline. Namun jika pengguna membutuhkan informasi yang lebih luas atau spesifik, sistem perlu terhubung ke internet," jelas Sam.
Persepsi lingkungan robot didukung oleh perangkat LiDAR 3D, kamera kedalaman, kamera visual, serta sistem navigasi sensorik untuk memetakan area secara real-time.
>>> IHSG Ambles 1,1%, Saham CBUT dan JECC Justru Sentuh ARA
Selain itu, tangan dexterous dengan sensor tekanan pada jari disematkan agar robot mampu memegang benda rapuh seperti telur tanpa merusaknya.
"Sensor pada tangan membantu robot mengontrol tekanan secara akurat sehingga dapat melakukan berbagai tugas yang membutuhkan ketelitian," ujar Sam.
Chery memproyeksikan penggunaan Mornine untuk berbagai sektor, mulai dari asisten penjualan di dealer, petugas layanan pelanggan, pemandu navigasi, hingga robot perawat di rumah sakit.
Saat ini kemampuan operasional robot berada pada Level 3 atau semi-mandiri, dengan target pengembangan masa depan menuju Level 4 dan Level 5.
"Kami percaya robot humanoid akan terus berkembang.
>>> Kebiasaan Sepele yang Bisa Menggagalkan Manfaat Olahraga dan Makanan Sehat bagi Jantung
Dengan dukungan AI dan data yang semakin besar, kemampuan robot untuk memahami lingkungan dan membantu manusia akan menjadi semakin baik," pungkas Sam.