Tim nasional Portugal akan bertanding melawan Republik Demokratik Kongo dalam laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.
Pertandingan digelar di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat, pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 19.00 waktu setempat.
>>> Kenali 10 Tanda HP Harus Diganti demi Kelancaran Aktivitas
Laga ini menandai kembalinya Republik Demokratik Kongo ke Piala Dunia setelah absen 52 tahun. Terakhir kali mereka tampil pada 1974 dengan nama Zaire.
Sementara itu, Portugal datang sebagai salah satu tim favorit juara.
Lonjakan Harga Tiket
Tiket pertandingan ini mengalami lonjakan harga sebesar 47 persen dalam tujuh hari terakhir. Harga tiket masuk terendah mencapai 1.288 dolar AS pada Selasa pagi.
Rata-rata harga tiket fase grup Portugal melampaui 2.000 dolar AS, menjadikannya salah satu yang termahal di turnamen ini setelah Brasil dan Meksiko.
Peran Cristiano Ronaldo
Perdebatan mengenai peran Cristiano Ronaldo di lini depan Portugal masih terus bergulir. Pergerakannya tanpa bola dinilai menyulitkan dalam sepak bola modern, meski ia tetap tampil tajam.
Pelatih kepala Portugal, Roberto Martinez, menegaskan posisi vital sang penyerang berusia 41 tahun tersebut.
>>> Merdeka Gold Lepas 896 Juta Saham di Bursa Hong Kong dengan Diskon 14%
“Cristiano adalah pemain unik yang telah merevolusi permainan. Dedikasinya terhadap sepak bola tetap menjadi contoh bagi banyak pemain muda.
21 tahun mengabdi untuk tim nasional, 227 penampilan. Tidak ada pemain lain yang pernah mencapai level ini.
Pengaruhnya sebagai nomor 9, pergerakan, timing, penyelesaian akhir, cara ia menciptakan ruang, semua itu merupakan kekuatan besar.
Sikapnya masih segar seperti pemain berusia 18 tahun yang pertama kali bermain untuk tim nasional. Cristiano tidak bisa digantikan,” puji Roberto Martinez.
Suporter Ikonik RD Kongo Absen
Di kubu lawan, Republik Demokratik Kongo harus tampil tanpa salah satu suporter ikonik mereka, Michel Kuka Mboladinga atau dikenal sebagai Lumumba Vea.
>>> Tencent Luncurkan Honor of Kings Plus 2.0 dengan Hero Baru Devara
Ia terkendala karantina 21 hari di Belgia akibat pandemi Ebola. Lumumba Vea terkenal karena aksinya berdiri diam seperti patung selama 90 menit pertandingan untuk memberikan dukungan emosional.
“Saya tetap diam karena yakin itu memberi kekuatan emosional bagi tim,” jelas Michel Kuka Mboladinga.
Aksi tersebut didedikasikan untuk menghormati pahlawan kemerdekaan Kongo, Patrice Lumumba, yang tewas dibunuh pada 1961. “Lumumba mengorbankan hidupnya untuk negara kami.
Sebagai perbandingan, apa yang saya lakukan hanyalah usaha kecil,” tambahnya.
Keterlambatan kedatangan Lumumba Vea ke AS sempat memicu perhatian federasi sepak bola dan Presiden Kongo, Felix Tshisekedi.
Presiden Federasi Sepak Bola Kongo, Véron Mosengo-Omba, mengatakan, “Mboladinga adalah simbol nasional ketahanan dan kebanggaan.”
>>> Kementerian ESDM Lanjutkan Rencana Impor Minyak dari Rusia
Setelah menghadapi RD Kongo, Portugal dijadwalkan bertanding melawan Uzbekistan pada hari Selasa berikutnya dalam lanjutan fase grup Piala Dunia 2026.
