⌂ Beranda News BSI Perkuat Infrastruktur Komputasi untuk AI Syariah

BSI Perkuat Infrastruktur Komputasi untuk AI Syariah

BSI Perkuat Infrastruktur Komputasi untuk AI Syariah
Ilustrasi infrastruktur komputasi BSI untuk kecerdasan buatan syariah
A A Ukuran Teks16px

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI) memperkuat infrastruktur komputasi dan meningkatkan kapabilitas aplikasi internal untuk mendongkrak kualitas kecerdasan buatan (AI) yang sesuai dengan prinsip syariah.

Langkah tersebut diumumkan dalam Indonesia Ethical AI Summit, Rabu (17/6/2026).

>>> Kementerian Dalam Negeri Perketat Aturan Penggantian Foto e-KTP

Penguatan ekosistem teknologi ini bertujuan menghasilkan sistem digital yang lebih bermanfaat, mencegah praktik shadow AI, serta menjaga keselarasan informasi agar terhindar dari gharar atau halusinasi informasi.

Arsitektur AI dan Tata Kelola Data

Arsitektur kecerdasan buatan sebagai aplikasi komersial ditopang oleh tiga lapisan utama, yaitu model, infrastruktur, dan tata kelola data.

Tata kelola data menempati posisi paling krusial untuk menentukan akurasi sistem perbankan.

Strategy & Innovation Departemen Head BSI I Wayan Pulantara menjelaskan bahwa pengelolaan informasi merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada nasabah.

>>> Pendaftaran SPMB Jabar Tahap 1 2026 Dibuka, Simak Jadwal dan Syaratnya

“Jadi dari entri sampai analitik kami pantau, sehingga kami tahu keputusannya AI,” ujar Wayan.

Ketergantungan pada Platform Global

Ketergantungan industri teknologi domestik terhadap pihak eksternal pada lapisan pengembangan model AI saat ini masih tinggi.

Hampir 100 persen adopsi teknologi di Indonesia memanfaatkan platform global dari institusi Barat seperti Gemini.

Pasokan data mentah luar negeri tersebut sering kali belum selaras dengan karakteristik budaya masyarakat Indonesia dan operasional BSI yang murni berbasis syariah.

>>> Infantino Bela Kebijakan Visa AS, Puji Antusiasme Penonton Piala Dunia 2026

Istilah konvensional seperti bunga atau riba tidak diakomodasi demi menjaga kepercayaan nasabah.

Strategi BSI: AI Gateway dan Otomatisasi

Guna merespons kesenjangan kultural dan menangkal penggunaan sistem kecerdasan buatan ilegal, BSI menerapkan pendekatan strategis dengan menyiapkan infrastruktur AI gateway sebagai penyaring informasi eksternal.

“Dan kami usahakan tahun ini siap untuk infrastruktur itu,” kata Wayan.

Selain fokus pada infrastruktur, manajemen meningkatkan performa lapisan aplikasi melalui sistem otomatisasi proses stress test untuk menguji ketahanan teknologi informasi perusahaan dari berbagai tekanan operasional.

>>> Ilmuwan Rekam Hiu Goblin Langka di Dasar Samudra Pasifik

BSI juga telah menyiagakan agen digital khusus sebagai garda depan pertahanan guna mengantisipasi potensi serangan siber yang kian canggih pada sistem perbankan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru