⌂ Beranda News Ilmuwan Rekam Hiu Goblin Langka di Dasar Samudra Pasifik

Ilmuwan Rekam Hiu Goblin Langka di Dasar Samudra Pasifik

Ilmuwan Rekam Hiu Goblin Langka di Dasar Samudra Pasifik
Hiu goblin langka di dasar Samudra Pasifik
A A Ukuran Teks16px

Penjelajahan laut dalam kembali menghasilkan temuan luar biasa. Ilmuwan berhasil merekam wujud hiu goblin (Mitsukurina owstoni) secara langsung di habitat aslinya.

Fenomena langka ini menjadi pencapaian pertama bagi para peneliti di dunia. Penemuan ini juga merevisi pemahaman mengenai batas jangkauan spesies misterius tersebut.

>>> Xiaomi 17T Pro vs iPhone 17: Spesifikasi Hardware Agresif Jadi Andalan

Penjelajahan berhasil memperluas peta sebaran hiu goblin hingga Samudra Pasifik Tengah. Hewan itu terdeteksi pada kedalaman mendekati 2.000 meter.

Fosil Hidup dengan Ciri Unik

Hiu goblin dijuluki sebagai fosil hidup karena telah mendiami perairan Bumi sejak 125 juta tahun silam. Predator ini dikenali melalui moncong memanjang dan rahang fleksibel.

Rahang tersebut mampu menjulur dengan kecepatan kilat saat menyergap mangsa di lautan gelap. Dokumentasi visual hewan ini sebelumnya sangat minim.

Catatan interaksi hidup yang pernah terverifikasi terjadi karena insiden tidak sengaja. Biasanya saat spesimen tersangkut kail nelayan dan ditarik ke permukaan.

Kini, dokumentasi visual valid berhasil mencatat dua kehadiran hiu goblin di dua lokasi terpisah. Penampakan pertama diabadikan di perairan Pulau Jarvis, Samudra Pasifik Tengah Selatan.

>>> Ramalan Zodiak Cinta: Tips Menjaga Hubungan Harmonis dan Menyenangkan

Rekaman kedua berlokasi di Palung Tonga, Pasifik Barat Daya. Keterbatasan catatan sebelumnya membuat peneliti sempat berteori bahwa populasi hewan ini tersebar di seluruh lautan global.

Area penemuan terdahulu sangat terbatas. Spesies purba ini umumnya hanya dilaporkan di Samudra Atlantik dan Samudra Hindia.

Sebaran historisnya juga mencakup titik-titik kecil di lepas pantai barat Amerika Serikat. Hewan ini juga pernah terpantau di perairan Australia, Jepang, dan Taiwan.

"Hiu goblin adalah hewan laut dalam karismatik dan saya tidak pernah mengira kami akan melihatnya dalam keadaan hidup," ungkap Alan Jamieson, direktur Pusat Penelitian Laut Dalam Minderoo-University of Western Australia.

Observasi di Palung Tonga pada Agustus 2024 menyajikan data mengejutkan. Spesimen yang diduga betina terpantau berenang di lereng utara palung.

>>> Apple Siapkan Desain iPhone 18 Pro Baru Lewat Integrasi Siri AI

Hiu tersebut terdeteksi pada kedalaman 1.997 meter. Angka ini memecahkan rekor karena 700 meter lebih dalam dari seluruh catatan penemuan sebelumnya.

Sementara itu, data dari Pulau Jarvis merujuk pada temuan Juli 2019. Kamera bawah laut merekam seekor individu jantan saat melintasi puncak gunung bawah laut.

Hiu jantan itu diperkirakan berumur lebih dari 51 tahun. Panjang tubuhnya melampaui 3,4 meter.

"Kami mengambil rekaman terus-menerus lebih dari 50 hari pada kedalaman 800 hingga 10.800 meter. Pengamatan ini hanya berlangsung sedikit lebih dari 20 detik," tambah Jamieson.

"Ini bukti betapa sulit menjumpai spesies ini, dan betapa istimewanya mendapat dua penampakan sekaligus dalam studi yang sama."

>>> Gubernur Jawa Tengah Coret Peserta Titipan dalam SPMB 2026

Penulis utama studi, Aaron Judah, mahasiswa doktoral oseanografi biologi di University of Hawaii, menambahkan, "Penemuan baru seperti ini membuktikan masih banyak hal yang belum tereksplorasi di lautan dalam kita."

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru