⌂ Beranda News Bahlil Bentuk Tim Khusus Pengadaan Batu Bara untuk PLN

Bahlil Bentuk Tim Khusus Pengadaan Batu Bara untuk PLN

Bahlil Bentuk Tim Khusus Pengadaan Batu Bara untuk PLN
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
A A Ukuran Teks16px

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membentuk tim pengadaan batu bara kalori sedang untuk memenuhi kebutuhan PT PLN (Persero).

Langkah ini berdasarkan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

>>> Luhut Percepat Transformasi Digital Berbasis Kecerdasan Buatan

Tim khusus ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, terdiri dari perwakilan PLN, Inspektur Jenderal (Irjen), Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Pembentukan tim dilatarbelakangi oleh pemenuhan kebutuhan batu bara yang belum rampung. Saat ini, total volume pasokan yang diperlukan pembangkit listrik mencapai 154 juta ton per tahun.

>>> Harga Minyak Dunia Turun Menuju Tren Penurunan Terpanjang dalam 10 Bulan

Pemerintah telah menugaskan sejumlah perusahaan tambang batu bara nasional untuk menyuplai sekitar 190 juta ton.

Namun, dari kebutuhan 154 juta ton, baru 134 juta ton yang terkontrak, sehingga masih ada kekurangan 20 juta ton.

>>> Gibran Ajak Masyarakat Kuasai AI untuk Sambut Indonesia Emas 2045

"Artinya, dari total kebutuhan PLN 154 juta yang sudah dikontrak 134 berarti tinggal kurang 20 yang belum dikontrakkan," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI.

Sebelum rapat dengan DPR, Bahlil menggelar pertemuan intensif dengan jajaran direksi PLN, termasuk Direktur Utama Darmawan Prasodjo. Agenda berlangsung hampir 5,5 jam untuk merekonfirmasi pasokan.

>>> Indo Livestock 2026 Hadirkan 600 Peserta dari 30 Negara di PIK 2

Bahlil mengakui bahwa PLN membutuhkan batu bara kalori sedang, namun ketersediaan sumber daya dengan spesifikasi tersebut semakin terbatas.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru