Penjaga gawang Luca Zidane resmi menjalani debutnya di Piala Dunia 2026 saat membela timnas Aljazair melawan Argentina di Arrowhead Stadium, Kansas City, Rabu (17/6/2026).
Anak kedua legenda Prancis Zinedine Zidane itu tampil sebagai starter dengan mengenakan masker pelindung wajah akibat cedera retak rahang, retak dagu, dan gegar otak parah yang didapatnya saat membela Granada pada April 2026.
>>> Lionel Scaloni Coret Paulo Dybala dari Skuad Piala Dunia 2026
Kiper berusia 28 tahun itu sempat menunda operasi total akhir musim demi menjaga peluang masuk skuad Aljazair arahan pelatih Vladimir Petkovic.
"Saya baik-baik saja, tidak ada rasa sakit lagi. Operasi berjalan lancar dan sudah lima minggu berlalu.
Saya kembali berlatih di lapangan dua minggu lalu dan sangat senang," ujar Luca Zidane.
Pemain kelahiran Prancis dengan tiga kewarganegaraan ini resmi berpindah federasi dari Prancis ke Aljazair setelah disetujui FIFA pada September 2025 demi membela tanah kelahiran kakek dan neneknya.
Sebelum pertandingan, Luca mengungkapkan pandangannya mengenai kesempatan menghadapi kapten Argentina, Lionel Messi.
"Bagi seorang pemain sepak bola, hal terhebat adalah bermain di Piala Dunia dan membela negaranya.
Merupakan kebanggaan besar bagi saya untuk berada di sini dan membela Aljazair," kata Luca seperti dikutip dari Goal.
com.
>>> Lionel Scaloni Coret Alejandro Garnacho dari Skuad Piala Dunia 2026
Menghadapi masa persiapan yang dirasa lambat, ia menegaskan timnya fokus pada kesiapan internal.
"Kami sangat ingin turnamen ini dimulai, tetapi waktu yang tersisa semakin berkurang," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa fokus pada potensi sendiri menjadi kunci utama bagi Pasukan Gurun.
"Hal yang paling penting adalah kita fokus pada diri kita sendiri dan sepak bola kita sendiri," tuturnya.
Kiper yang mengawali karier di akademi Real Madrid itu meyakini kualitas rekan-rekannya di tim nasional.
"Kami memiliki tim yang luar biasa terdiri dari pemain-pemain muda dengan banyak bakat," jelasnya.
Sebelum putaran final, Aljazair mencatat hasil positif dalam dua pertandingan persahabatan, termasuk kemenangan 1-0 atas Belanda.
"Ini penting untuk membangun kepercayaan diri agar kami bisa tampil baik di pertandingan pertama," ungkap Luca.
>>> Zinedine Zidane Kandidat Terkuat Gantikan Deschamps di Timnas Prancis
Pertandingan melawan juara bertahan memberikan motivasi ekstra karena ia bisa berhadapan langsung dengan pemain terbaik dunia.
"Saya selalu mengatakan bahwa menghadapi yang terbaik adalah alasan mengapa kami bermain sepak bola," katanya.
Luca mengaku sudah mengagumi rekam jejak Messi sejak kecil, terutama dalam laga El Clasico.
"Ya, saya sering menontonnya sejak kecil, terutama saat ia bermain melawan Real Madrid. Itu kenangan indah bagi saya," ujarnya.
Meskipun menaruh rasa hormat besar, fokus utamanya tetap pada target poin penuh untuk Aljazair di laga perdana.
"Kesempatan bermain dan menghadapi Messi adalah kebanggaan, tetapi yang terpenting adalah fokus pada diri sendiri dan menghadapi pertandingan pertama ini dengan cara terbaik demi meraih kemenangan," tegasnya.
Di tempat terpisah, sang ayah, Zinedine Zidane, menghadiri rangkaian acara Piala Dunia 2026 di New York, Amerika Serikat, bersama bintang sepak bola dunia seperti Paul Pogba, Marcelo, Kaká, dan Rodrygo.
Dalam video viral, Pogba yang kini bermain untuk Monaco terlihat emosional setelah menerima jersey Timnas Prancis nomor 10 yang ditandatangani Zinedine Zidane.
>>> Panama vs Ghana: Laga Pembuka Grup L Piala Dunia 2026
"Aku tidak akan tidur!" seru Pogba.