⌂ Beranda News IHSG Melonjak 247 Poin Jelang Libur Tahun Baru Islam

IHSG Melonjak 247 Poin Jelang Libur Tahun Baru Islam

IHSG Melonjak 247 Poin Jelang Libur Tahun Baru Islam
Grafik IHSG menguat
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat kuat pada perdagangan awal pekan ini. Lonjakan terjadi menjelang libur Tahun Baru Islam 1 Muharram.

IHSG tercatat naik signifikan sebesar 247 poin. Kenaikan itu setara dengan 4,12 persen.

>>> Pengeroyokan di Bangkalan Dipicu Ejekan 'Skena', Korban Dikira Begal

Melansir data Bloomberg, pada Senin (15/6/2026) IHSG berakhir di posisi 6.254. Performa impresif ini terjadi di tengah aksi jual bersih investor asing.

Investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp107 miliar di pasar reguler. Secara akumulasi di seluruh pasar, nilai pelepasan aset mencapai Rp105 miliar.

>>> Penguatan Rupiah Kurangi Tekanan BI untuk Naikkan Suku Bunga

Aksi Jual Asing dan Saham yang Diburu

Aksi lego saham terbesar menyasar PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Nilai penjualan bersih pada emiten ini mencapai Rp335,57 miliar.

Meski mendapat tekanan jual besar, harga saham BUMI tetap menguat 10,19 persen ke level Rp173 per lembar.

Saham lain yang juga mengalami net sell tinggi antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (Rp184,05 miliar) dan PT Astra International Tbk (Rp144,56 miliar).

>>> Stockbit Sekuritas Beberkan 4 Skenario Keputusan Review MSCI Indonesia

Di sisi lain, aliran dana asing masuk deras ke saham perbankan pelat merah. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi target utama dengan net buy Rp543,08 miliar.

Sentimen positif itu mendorong harga saham BMRI naik 7,14 persen ke Rp4.500 per lembar.

>>> IHSG Menguat Signifikan, Pasar Nantikan Putusan MSCI dan FTSE

Berikut daftar sepuluh emiten dengan net sell asing tertinggi pada perdagangan 15 Juni 2026.

  • BUMI (PT Bumi Resources Tbk): Rp335,57 miliar
  • DSSA (PT Dian Swastatika Sentosa Tbk): Rp184,05 miliar
  • ASII (PT Astra International Tbk): Rp144,56 miliar
  • DEWA (PT Darma Henwa Tbk): Rp115,01 miliar
  • BRMS (PT Bumi Resources Minerals Tbk): Rp74,55 miliar
  • AMMN (PT Amman Mineral Internasional Tbk): Rp70,21 miliar
  • AMRT (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk): Rp62,35 miliar
  • BIPI (PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk): Rp60,78 miliar
  • EMAS (PT Merdeka Gold Resources Tbk): Rp37,48 miliar
  • INDY (PT Indika Energy Tbk): Rp37,17 miliar
A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru