⌂ Beranda News Harga Emas Dunia Melonjak Pasca Kesepakatan Damai AS dan Iran

Harga Emas Dunia Melonjak Pasca Kesepakatan Damai AS dan Iran

Harga Emas Dunia Melonjak Pasca Kesepakatan Damai AS dan Iran
Grafik kenaikan harga emas dunia
A A Ukuran Teks16px

Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari sepekan pada perdagangan Senin (15/6/2026).

Lonjakan ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati kerangka perdamaian untuk mengakhiri konflik global.

>>> Korlantas Polri Luncurkan SIM Digital Lewat Aplikasi Digital Korlantas

Emas spot melejit 2,13 persen ke level US$ 4.309,24 per ons troi.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melesat 2,18 persen menjadi US$ 4.331,2 per ons troi.

Penguatan logam mulia ini juga didorong oleh penurunan indeks dolar AS sebesar 0,1 persen. Hal tersebut membuat harga emas lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

Kesepakatan Damai dan Dampaknya

Nota kesepahaman penghentian perang telah ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran.

>>> Kejaksaan Agung Telusuri Aliran Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Kedua belah pihak menjadwalkan seremoni penandatanganan resmi di Jenewa pada Jumat mendatang.

Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures Phillip Streible mengatakan bahwa pasar mulai mengabaikan risiko geopolitik. "Pasar emas mulai mengeluarkan faktor konflik dari perhitungan harga.

Kabar perdamaian menekan imbal hasil obligasi AS, dolar, dan harga minyak, yang sebelumnya menjadi sumber utama risiko inflasi," ujar Streible.

Sejak konflik pecah, pergerakan emas sempat tertekan akibat lonjakan harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi.

>>> Allianz Kandidat Terdepan Akuisisi Unit Asuransi HSBC di Singapura

Namun, setelah kesepakatan damai, pelaku pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga AS pada Desember menjadi 58 persen berdasarkan CME FedWatch Tool.

Perhatian investor kini tertuju pada pertemuan kebijakan The Fed pada 16-17 Juni yang dipimpin oleh Ketua baru, Kevin Warsh.

"Pergerakan emas berikutnya sangat bergantung pada Warsh, nada pernyataannya, dan pandangannya mengenai arah suku bunga," kata Streible.

Di sisi lain, logam mulia lain juga mencatat kenaikan signifikan.

>>> Bank Sentral Korea Sinyalkan Kenaikan Suku Bunga Acuan

Perak spot naik 2,91 persen ke US$ 69,98, platinum naik 3,05 persen ke US$ 1.773,57, dan paladium melesat 4,42 persen ke US$ 1.343,94 per ons troi.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru