⌂ Beranda News Penjualan Motor Domestik Turun 7,98% pada Mei 2026

Penjualan Motor Domestik Turun 7,98% pada Mei 2026

Penjualan Motor Domestik Turun 7,98% pada Mei 2026
Ilustrasi sepeda motor di jalan raya Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor domestik pada Mei 2026 mengalami penurunan. Jumlah unit yang terjual mencapai 479.388 unit.

Angka tersebut turun 7,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 520.972 unit. Penurunan ini terjadi karena berkurangnya hari kerja efektif.

>>> Pengamat STEI ITB Sebut Dua Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa

Data AISI yang dilansir Senin (15/6/2026) menunjukkan bahwa kelesuan pasar dipicu oleh faktor kalender operasional. Momentum libur nasional dan cuti bersama menjadi penyebab utama.

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menjelaskan bahwa hari kerja yang lebih pendek berdampak pada distribusi kendaraan. Aktivitas pemasaran di jaringan dealer resmi juga terganggu.

"Penurunan penjualan pada Mei 2026 lebih disebabkan oleh jumlah hari kerja yang lebih pendek karena banyak hari libur nasional dan cuti bersama," kata Sigit.

>>> Ubisoft Tutup Dua Studio dan PHK 380 Karyawan

Kondisi ini membuat aktivitas penjualan tidak optimal.

Meskipun demikian, fundamental pasar domestik dinilai tetap kokoh. Kebutuhan mobilitas harian masyarakat masih terjaga.

>>> Akses Siaran Piala Dunia 2026 Resmi Melalui TVRI, Folaplay, dan MAXStream TV

Total penjualan kumulatif Januari hingga Mei 2026 mencapai 2,61 juta unit. Fluktuasi pasar sepanjang lima bulan pertama tahun ini bergerak tajam.

Sektor ekspor justru mencatatkan performa positif pada Mei 2026. Pengapalan komponen melonjak menjadi 16.577.672 unit dari sebelumnya 14.381.642 unit.

Pengiriman motor utuh (Completely Built Up) naik 4,48 persen menjadi 54.759 unit. Sementara tipe Completely Knocked Down terkoreksi tipis ke angka 697.614 unit.

>>> Umat Islam Dianjurkan Perbanyak Puasa Sunah di Bulan Muharram

AISI memproyeksikan pasar akan pulih seiring normalnya hari kerja pada bulan berikutnya. Siklus perdagangan kendaraan roda dua diperkirakan kembali ke zona hijau.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru