Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mempertahankan tren positif pada perdagangan awal pekan, Senin (15/6/2026).
Pergerakan indeks mendapat sokongan dari faktor global dan domestik.
>>> Harga Pangan Nasional 15 Juni 2026 Turun, Cabai Pimpin Penurunan
Beberapa faktor penopang meliputi lonjakan indeks di bursa Wall Street, kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, aksi beli investor asing, serta apresiasi nilai tukar rupiah.
CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG akan melanjutkan penguatan dengan support 5.900-5.790 dan resist 6.115-6.225.
Sentimen Positif dari Wall Street
Bursa saham Wall Street menutup perdagangan akhir pekan lalu dengan performa kompak menguat. Kenaikan ditopang oleh lonjakan harga saham SpaceX yang baru saja IPO.
>>> Penjualan Motor Domestik Mei 2026 Turun 7,98%, Ekspor Komponen Cetak Rekor
Perusahaan roket milik Elon Musk resmi melantai di Nasdaq dengan kode SPCX.
Pada hari pertama, saham SPCX melonjak 19,22 persen ke US$ 160,95 dari harga IPO US$ 135 per lembar.
>>> Unair Periksa Mahasiswi Terkait Dugaan Penggelapan Dana KIP Rp97 Juta
Melesatnya harga saham SpaceX memicu optimisme pelaku pasar. Banyak saham lain dinilai masih undervalue.
Redanya Ketegangan Geopolitik
Ketegangan di Timur Tengah mulai mereda. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan draf perjanjian damai telah disepakati.
Media lokal Iran melaporkan poin-poin nota kesepahaman mencakup penghapusan sanksi minyak AS. Sebaliknya, Iran berkomitmen membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
>>> Kenali 5 Tanda Tubuh Memasuki Masa Subur untuk Program Hamil
CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham BRIS, AADI, ADRO, ADMR, INDY, dan BUMI untuk trading hari ini.