Delegasi Amerika Serikat dan Iran bersiap menggelar pertemuan resmi pada Jumat (19/6) pekan ini. Agenda tersebut menyusul rampungnya draf nota kesepahaman (MoU) terkait kesepakatan damai.
Pembicaraan pada hari Jumat akan difokuskan pada pengaturan dan teknis negosiasi ke depan. Selain itu, upacara resmi akan digelar untuk menandai babak baru hubungan kedua negara.
Draf MoU dan Tahapan Selanjutnya
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi memastikan semua posisi penting Iran telah dimasukkan ke dalam draf MoU.
Teks lengkap dokumen akan dipublikasikan setelah upacara resmi selesai.
Setelah penandatanganan, proses berlanjut ke tahap verifikasi. Negosiasi kesepakatan final ditargetkan rampung dalam 60 hari, dengan syarat AS mengimplementasikan komitmennya.
Komitmen tersebut meliputi menghentikan permusuhan, mencabut blokade, dan mencairkan aset Iran.
Meski pertemuan sudah dijadwalkan, Teheran tetap waspada terhadap Washington. "Nota kesepahaman ini bukan berarti kita memercayai musuh," ujar Kazem Gharibabadi, dikutip kantor berita Tasnim.
Pihak Iran menyatakan akan terus mengawasi pelaksanaan seluruh komitmen Amerika Serikat.