⌂ Beranda News Jalan Kaki Terbukti Turunkan Tekanan Darah Beberapa Jam Setelahnya

Jalan Kaki Terbukti Turunkan Tekanan Darah Beberapa Jam Setelahnya

Jalan Kaki Terbukti Turunkan Tekanan Darah Beberapa Jam Setelahnya
Orang berjalan kaki di taman untuk menurunkan tekanan darah
A A Ukuran Teks16px

Aktivitas jalan kaki terbukti memberikan efek positif bagi kesehatan jantung. Berbagai riset menunjukkan kebiasaan ini mampu menurunkan tekanan darah hingga beberapa jam setelah melakukannya.

Para ahli menyebut fenomena penurunan tekanan darah setelah beraktivitas fisik sebagai post-exercise hypotension. Hal ini diungkapkan dalam laporan dari Detik Health.

>>> Pemerintah Aceh Perpanjang Pendaftaran Seleksi Terbuka JPT Pratama

Banyak orang bertanya mengenai waktu paling ideal untuk berjalan kaki demi hasil maksimal. Sejumlah penelitian telah dilakukan, namun hasilnya cukup beragam.

Sebagian studi mengindikasikan bahwa berjalan kaki pada sore atau malam hari memberikan dampak lebih besar.

Namun, selisih manfaatnya tidak terlalu mencolok dibandingkan studi yang meneliti manfaat jalan kaki pagi hari.

>>> Trump Telepon Putin dan Zelensky Bahas Perdamaian Ukraina

Waktu olahraga juga perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Jason V Tso, MD, ahli jantung di Stanford University School of Medicine, menjelaskan bahwa olahraga berat sesaat sebelum tidur bisa memicu dampak negatif, termasuk mengganggu kualitas tidur.

>>> Brazil Imbangi Maroko 1-1 di Piala Dunia 2026 Tanpa Neymar

“Jadi bagi yang susah tidur setelah jalan cepat, boleh-boleh saja olahraga di waktu yang lain,” katanya.

Melihat variasi riset, para pakar akhirnya menyepakati satu hal penting. Waktu terbaik untuk jalan kaki adalah kapan saja, sepanjang seseorang memiliki waktu luang untuk bergerak.

Faktor yang Mempengaruhi Manfaat Jalan Kaki

Manfaat jalan kaki tidak hanya ditentukan oleh pemilihan waktu. Beberapa faktor berikut ini dinilai memiliki pengaruh lebih besar terhadap kesehatan tubuh.

>>> Enner Valencia dan Antonio Valencia Bukan Saudara Kandung, Ini Fakta Lengkapnya

  • Konsistensi: Efek optimal penurunan tekanan darah baru terlihat setelah rutin bergerak selama beberapa pekan atau bulan.
  • Baseline: Perubahan tekanan darah lebih besar pada individu dengan tensi awal lebih tinggi saat memulai rutinitas.
  • Kebiasaan tidak sehat: Stres kronis, kurang tidur, dan pola makan tinggi natrium dapat mengurangi manfaat jalan kaki.
  • Kecepatan: Berkaitan dengan intensitas olahraga. American Heart Association menyarankan aktivitas fisik intensitas sedang, termasuk jalan kaki, minimal 150 menit per minggu.

Optimalisasi gaya hidup sehat ini menjadi penting di tengah situasi kesehatan masyarakat. Data CKG mencatat bahwa 1 dari 5 remaja sudah mengalami hipertensi.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru